Imbauan untuk Petani di Indramayu Bersiap Mengantisipasi Dampak Kemarau Kering

Sabtu, 25 Apr 2026, 22:40 WIB

Indramayu - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau petani di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat untuk bersiap mengantisipasi musim kemarau yang diperkirakan lebih kering akibat fenomena El Nino pada 2026.

Koordinator Bidang Informasi Iklim Terapan BMKG Siswanto dalam keterangan yang diterima di Indramayu, Sabtu, mengatakan El Nino dapat memicu kenaikan suhu dan cuaca panas ekstrem, termasuk di Indonesia.

Ket. Foto: Koordinator Bidang Informasi Iklim Terapan BMKG Siswanto saat memberikan keterangan di Indramayu, Jawa Barat. — Sumber: Antara

Ia menyebutkan berdasarkan pengalaman sebelumnya, kondisi panas biasanya meningkat saat terjadi El Nino, seperti pada periode 2015-2016.

“Potensi kemarau tahun ini lebih kering dari tahun lalu, tetapi tidak sekuat El Nino besar sebelumnya,” kata Siswanto.

Ia menyampaikan musim kemarau pun diprediksi berlangsung lebih lama, sehingga hari tanpa hujan akan lebih panjang dan musim hujan kemungkinan datang lebih lambat.

“Durasi kemarau diperkirakan lebih panjang dan awal musim hujan berpotensi mundur,” katanya.

Ia menuturkan kondisi tersebut dapat berdampak pada pertanian, terutama tanaman yang membutuhkan banyak air, karena berisiko mengalami gagal panen.

“Tanaman yang membutuhkan banyak air berpotensi terdampak hingga gagal panen jika kekeringan terjadi,” katanya.

Selain itu, ketersediaan air di waduk dan sungai juga perlu diperhatikan karena berpengaruh pada irigasi.

Meski begitu, ia menyampaikan wilayah Indramayu dinilai masih memiliki peluang bertahan karena banyak sawah yang menggunakan irigasi dan didukung aliran Sungai Cimanuk.

Pihaknya menyarankan petani mulai menyimpan air sejak sekarang, misalnya melalui embung atau kolam penampungan.

Selain itu, petani juga dianjurkan memilih tanaman yang cepat panen dan lebih hemat air, serta mulai tanam lebih awal selagi air masih tersedia.

“Kami berharap pasokan air dari irigasi dan sungai tetap cukup untuk mendukung pertanian,” ujarnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Jambi Meningkat, Wakapolda Cek Titik Panas dan Evaluasi Penanganan.

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi.

Menteri PPPA Dorong UMKM Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Nasional

Pemerintah Tegaskan akan Terus Perkuat Pemberantasan Narkoba Transnasional

Netflix Umumkan Penayangan Dokumenter F1 Michael Schumacher Terbaru

Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi Kekeringan, Puluhan Ribu Hektare Sawah Diselamatkan

Polda Metro Jaya Berhasil Bongkar Percetakan Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

Pemerintah Siapkan Sebanyak 3.784 Unit Hunian Vertikal di Kawasan Manggarai

Pengendara Diminta Waspada karena Jasamarga Sedang Lakukan Pemeliharaan Tol Jakarta-Cikampek

Bogor Siapkan Embarkasi Haji 7 Lantai Rp142 Miliar, Konsepnya Mirip Zamzam Tower!

BPBD Kalsel Sebut Delapan Kabupaten/Kota Siaga Darurat Karhutla hingga Oktober

Harga Tiket AS Terbuka 2026 Tetap Tinggi, Sinner Absen Jadi Sorotan

Russell Menang Sprint GP Belanda, Antonelli Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen Formula 1

BPS Ungkap Warga Bisa Minta Pembaruan Data jika Pengelompokan Desil Tidak Sesuai

Sinner Mundur dari AS Terbuka, Alcaraz Kehilangan Rival Utama

Wamenkes Pastikan CKG dan Tracing TBC Bisa Jangkau Seluruh Masyarakat

Tiafoe Tantang Nakashima di Semifinal, Bejlek Lanjutkan Kejutan di Cincinnati

Bogor Siapkan Flyover Bomang 2027, Akses Bojonggede-Parung ke Cibinong Bakal Makin Cepat

Mercedes-Benz Perbarui C-Class dengan Desain Lebih Sporty

Joao Pedro Perpanjang Kontrak di Chelsea hingga 2034

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.