Sertifikasi Kompetensi Jadi Kunci Daya Saing Peserta Magang Nasional

Jumat, 24 Apr 2026, 19:05 WIB

JAKARTA – Sertifikasi kompetensi bagi peserta Magang Nasional menjadi instrumen strategis untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Dengan adanya pengakuan formal atas keterampilan yang dimiliki, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga validasi yang terstandarisasi dan diakui pasar.

Ket. Foto: Ilustrasi - Program magang nasional. — Sumber: Istimewa.

Hal ini meningkatkan daya saing tenaga kerja muda sekaligus memberi sinyal positif bagi industri terhadap kualitas lulusan program magang.

Dalam jangka panjang, sertifikasi ini berpotensi memperkuat ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif, produktif, dan selaras dengan dinamika kebutuhan ekonomi.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak para peserta yang sudah menyelesaikan program Magang Nasional 2025 Tahap I untuk melanjutkan dengan sertifikasi kompetensi.

“Interaksi antara adik-adik para peserta Magang Nasional Batch I dengan Kemnaker belum selesai. Jadi walaupun sudah selesai magangnya di perusahaan, fase selanjutnya adalah kami dari Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memberikan hadiah kepada adik-adik semua, yaitu sertifikat kompetensi,” kata Menaker di Jakarta, Jumat (24/4).

Ia menilai, tahap sertifikasi kompetensi merupakan salah satu bentuk pengakuan atas keterampilan yang telah diperoleh di dunia kerja.

Untuk itu, ia juga meminta para peserta mempersiapkan diri dengan belajar sebelum mengikuti uji kompetensi di balai pelatihan Kemnaker maupun Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang bermitra dengan BNSP.

Selain itu, Yassierli mengatakan, Kemnaker juga terus memperkuat ekosistem ketenagakerjaan melalui pengembangan platform SiapKerja, termasuk fitur KarirHub yang menyediakan informasi lowongan kerja dari berbagai sektor.

“Kami terus mengintegrasikan SiapKerja dengan portal-portal swasta agar seluruh lowongan kerja, baik di dalam maupun luar negeri, dapat terkonsolidasi dalam satu platform,” kata dia.

Melalui platform tersebut, ia mendorong peserta untuk memanfaatkan KarirHub sebagai sarana mencari peluang kerja, sekaligus mengajak perusahaan lebih aktif membuka lowongan agar akses kerja semakin luas.

Sementara itu, Koordinator Nasional Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi (Kepala Barenbang) Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan, proses sertifikasi akan dimulai pada awal Mei 2026.

Ia berharap, seluruh peserta program Magang Nasional Tahap I bisa ikut serta pada program sertifikasi gratis tersebut guna memberikan nilai tambah di pasar kerja.

“Harapan kami tentunya dengan adanya sertifikasi kompetensi ini akan menjadi tambahan modal bagi adik-adik semuanya untuk meniti karir yang lebih cemerlang di masa-masa yang akan datang,” ujar Anwar.

  • Program Magang Nasional

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.