Kemendag Gandeng KJRI Osaka: Strategi Penetrasi Produk Kreatif Nasional ke Pasar Jepang
Kamis, 23 Apr 2026, 17:35 WIBJAKARTA - Produk fesyen dan aksesori Indonesia mencatat potensi transaksi sebesar USD 1 juta atau sekitar Rp17 miliar dalam ajang Pop Up Store Kobe-Jepang 2026. Capaian ini menegaskan semakin kuatnya daya saing produk kreatif nasional di pasar Jepang yang dikenal ketat dan berstandar tinggi.
Ajang promosi tersebut berlangsung pada 15 - 21 April 2026 di Kobe, Jepang, dengan melibatkan 16 jenama Indonesia dari sektor fesyen, aksesori, dan perhiasan. Potensi transaksi itu direpresentasikan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara PT Dan Liris dan Bee-First Co., Ltd pada 17 April 2026.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menilai capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya penerimaan produk Indonesia di pasar global.
"Potensi transaksi yang diraih juga menunjukkan produk Indonesia semakin diterima dan mampu bersaing di pasar global, khususnya di segmen yang menuntut kualitas dan desain tinggi," ujar Puntodewi.
Ia menambahkan, partisipasi Indonesia dalam ajang ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkuat citra produk nasional di Jepang.
"Partisipasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat citra produk fesyen, aksesori, dan perhiasan Indonesia di Jepang," kata Puntodewi.
Konsul Jenderal RI di Osaka, John Tjahjanto, menegaskan dukungan terhadap promosi produk Indonesia sebagai bagian dari diplomasi ekonomi.
"KJRI Osaka terus berkomitmen mendukung upaya diplomasi ekonomi Indonesia, termasuk melalui fasilitasi promosi produk unggulan dan penjajakan kemitraan bisnis," ujar John.
Ia juga menilai perpaduan kreativitas Indonesia dengan preferensi pasar Jepang menjadi nilai tambah dalam pengembangan produk fesyen.
"Perpaduan kreativitas Indonesia dengan preferensi pasar Jepang akan menjadi keunggulan tersendiri dalam pengembangan produk fesyen yang kompetitif," tutur John.
Sementara itu, Kepala ITPC Osaka, Didit Akhdiat Suryo, menekankan pentingnya pendekatan promosi yang lebih terarah dan berkelanjutan.
"Melalui promosi terintegrasi Pop Up Store, kami memperkenalkan produk Indonesia yang berkualitas dengan pendekatan yang menekankan storytelling dan koneksi emosional dengan konsumen Jepang," jelas Didit.
CEO PT Dan Liris, Michelle Tjokrosaputro, menyebut kerja sama ini menjadi peluang penting untuk ekspansi pasar.
"Kerja sama ini menjadi pintu masuk penting bagi kami untuk memperluas penetrasi di pasar Jepang," ujar Michelle.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan mitra lokal menjadi kunci untuk memahami kebutuhan pasar Jepang yang selektif.
"Melalui kolaborasi dengan mitra lokal, kami dapat lebih memahami kebutuhan pasar sekaligus memastikan produk yang kami tawarkan sesuai dengan standar dan preferensi konsumen Jepang," ucap Michelle.
Rangkaian promosi juga diperkuat dengan peragaan busana di kawasan Sannomiya Central Street yang menarik hingga 100 ribu pengunjung. Sebanyak 39 model asal Jepang menampilkan 230 koleksi produk Indonesia dalam ajang tersebut.
Selain itu, delegasi Indonesia juga melakukan penjajakan kerja sama dengan sejumlah perusahaan tekstil Jepang serta menggelar seminar strategi pemasaran digital. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat penetrasi produk Indonesia di pasar Jepang secara berkelanjutan.
- Ekspor
- Industri Kreatif
- pop up
- Kemendag
- Jepang
- Industri fesyen Indonesia
- Pop Up Store Kobe
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Dampak Geopolitik Global, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Kompak Naik di Bulan Mei
-
Pasar Latin Nggak Bisa Diabaikan Lagi: Cili Buktiin Dagang RI Naik 12% Pasca CEPA
-
Perjalanan Cahaya Manthovani Membangun Creative Movement Berbasis Dampak Sosial
-
Bau Gas Misterius Gemparkan Pusat Perbelanjaan Mewah di Tokyo, 25 Orang Jatuh Sakit
-
Alarm Ekonomi Jepang! Hampir Separuh Perusahaan Belum Siap Hadapi Krisis Rantai Pasok
-
Jepang Gelontorkan US$3 Miliar dari Dana Cadangan untuk Subsidi Tagihan Energi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.