City Berpeluang Pegang Kendali Perburuan Gelar

Rabu, 22 Apr 2026, 06:20 WIB

LONDON - Ambisi Manchester City untuk merebut kembali puncak klasemen Liga Inggris kian nyata. Kemenangan atas Burnley di Turf Moor, Kamis (23/4) dini hari WIB, bukan hanya berpotensi mengantar The Citizens ke posisi teratas, tetapi juga bisa sekaligus memastikan degradasi tim tuan rumah.

Tim asuhan Pep Guardiola datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menundukkan pemuncak klasemen, Arsenal, dengan skor 2-1 dalam laga krusial di Etihad Stadium. Gol Rayan Cherki dan mesin gol Erling Haaland menjadi penentu kemenangan yang semakin memanaskan persaingan gelar.

Ket. Foto: Bek Inggris Burnley, Kyle Walker dan Gelandang Manchester City Nico O’Reilly — Sumber: ANDY BUCHANAN/drian Dennis/AFP

Empat pekan sebelumnya, City juga sukses mengangkat trofi EFL Cup (Piala Liga) setelah menaklukkan Arsenal di Wembley. Konsistensi menjadi kunci dominasi mereka, dengan hanya satu kekalahan dalam 20 laga liga terakhir (13 menang, 6 imbang). Bahkan sejak 2021, City tak pernah tumbang di bulan April, sebuah bukti betapa mereka selalu menggila di fase penentuan musim.

Kini, tertinggal tiga poin dari Arsenal dengan satu laga di tangan, City punya peluang besar kembali ke puncak untuk pertama kalinya sejak 21 Agustus 2025. Rekor tandang mereka pun impresif: 21 poin sejak Desember, terbaik di liga. Satu-satunya kekalahan terjadi di Old Trafford kontra Manchester United.

Dominasi City atas Burnley juga tak terbantahkan. Mereka memenangi 14 dari 15 pertemuan terakhir di liga dengan agregat mencolok 45-6. Bahkan, The Citizens tak terkalahkan dalam 29 laga melawan tim promosi sejak 2021.

Di sisi lain, Burnley menghadapi kenyataan pahit. Klub yang sempat mencicipi kompetisi Eropa di era Sean Dyche kini kembali terancam menjadi “tim yo-yo” antara divisi teratas dan Championship. Kekalahan telak 1-4 dari Nottingham Forest akhir pekan lalu semakin memperburuk situasi.

Tim besutan Scott Parker itu kini menelan 45 kekalahan dari 71 laga liga dalam dua musim terakhir. Hanya satu kemenangan dalam 24 pertandingan terakhir dan tanpa kemenangan dalam 12 laga kandang membuat ancaman degradasi semakin nyata.

“Ini momen yang sangat sulit, tetapi kami tidak boleh kehilangan keyakinan. Kami tahu kualitas Manchester City, namun tim harus menunjukkan karakter dan bermain tanpa rasa takut,” ujar Parker.

Sementara itu, Guardiola menegaskan tim asuhannya tak boleh lengah meski di atas kertas lebih diunggulkan. “Kami berada dalam posisi yang bagus, tetapi musim belum selesai. Burnley akan berjuang untuk hidup mereka, dan itu membuat pertandingan ini menjadi sangat berbahaya,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.

Secara statistik, Burnley menghadapi tantangan nyaris mustahil. Mereka kalah dalam 11 pertemuan terakhir melawan City, rekor terburuk mereka menghadapi satu lawan dalam sejarah liga. Bahkan Parker selalu kalah dalam lima pertemuannya melawan City sebagai pelatih dengan agregat mencolok 1-16.

Kondisi Tim

Dari sisi skuad, Burnley kehilangan sejumlah pemain kunci seperti Josh Cullen dan Zeki Amdouni yang cedera. Sementara City masih menunggu kondisi Rodri dan Ruben Dias.

Namun sorotan utama tetap tertuju pada Haaland. Striker Norwegia itu memiliki rasio gol luar biasa melawan Burnley, tujuh gol dalam empat laga, atau satu gol tiap 36 menit. Ia diprediksi kembali menjadi ujung tombak, didukung oleh Jeremy Doku dan Antoine Semenyo dari sisi sayap. ben/AFP/G-1

Perkiraan Formasi

 Burnley 4-4-

Dubravka

Walker, Ekdal, Laurent, Esteve, Hartman

Florentino, Ugochukwu, Ward-Prowse

Anthony, Flemming

Manchester City 4-2-3-1

Donnarumma

Nunes, Khusanov, Guehi, O’Reilly

Gonzalez, Bernardo

Semenyo, Cherki, Doku

Haaland

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.