Wakil Gubernur Papua Minta BI Terus Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Papua
Selasa, 21 Apr 2026, 12:12 WIBJAYAPURA â Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, meminta Bank Indonesia terus memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Bumi Cenderawasih guna menciptakan pemerataan kesejahteraan, mengurangi ketimpangan, dan membangun ketahanan ekonomi lokal agar tidak hanya bergantung pada sektor ekstraktif.
"Oleh sebab itu melalui peningkatan sinergi bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan ini kami yakin maka akan terwujud pertumbuhan ekonomi yang inklusif," katanya di Jayapura, Selasa, (21/4).
Menurut Aryoko, peran dari Bank Indonesia sangat strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama melalui pengendalian inflasi, penguatan ketahanan pangan, serta percepatan digitalisasi sistem pembayaran.
" Kami yakin dengan terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan otoritas moneter dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya berharap Bank Indonesia terus hadir mendorong ekonomi yang inklusif, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Papua.
"Selain itu, kami juga menekankan pentingnya penguatan sektor riil, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebagai tulang punggung perekonomian daerah yang mampu menyerap tenaga kerja," katanya.
Dia menambahkan apalagi tantangan geografis dan kondisi wilayah Papua memerlukan kebijakan yang adaptif serta kolaboratif agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.
"Kami terus membuka ruang kerja sama dengan Bank Indonesia guna memperkuat stabilitas ekonomi serta mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif di daerah tersebut," ujarnya.
Dia menjelaskan dengan sinergi yang terjaga pihaknya optimistis transformasi ekonomi Papua menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan inklusif dapat terwujud.
- Bank Indonesia (BI)
- Wakil Gubernur Papua
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Lulusan SD Bisa Berpenghasilan Setara UMR Rp5,7 Juta
-
Cermati Masa Bediding Saat Puncak-puncaknya Musim Kemarau
-
BPJPH Pasang Aturan Ketat, Produk Impor Tanpa Sertifikat Halal Terancam Tersingkir
-
Kuota Bedah Rumah Jakarta Naik 63 Kali Lipat, dari 158 Jadi 10 Ribu Unit
-
Bulog Sumut Rutin Cek Kualitas Beras di Gudang, Publik Pertanyakan Transparansi Keamanan Pangan
-
KSEI Gandeng Pegadaian, ETF Emas Bersiap Meramaikan Pasar Modal 2026
-
Sambut HUT Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari, Ikuti Syarat dan Jadwalnya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.