Tim U-17 Harus Berbenah Total Jelang Piala Asia

Selasa, 21 Apr 2026, 07:22 WIB

JAKARTA - Hasil imbang tanpa gol melawan Vietnam menjadi peringatan keras bagi Kurniawan Dwi Yulianto dalam mempersiapkan Tim Indonesia menuju Piala Asia U-17 2026. Kegagalan melangkah dari fase grup Piala AFF U-17 2026 bukan sekadar hasil buruk, melainkan cermin dari pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi.

Bertanding di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (19/4), Garuda Muda ditahan Vietnam 0-0 dalam laga penentuan Grup A. Hasil itu membuat Indonesia finis di peringkat ketiga, di bawah Vietnam dan Malaysia, sekaligus mengakhiri langkah mereka lebih cepat dari yang diharapkan, meski berstatus sebagai tuan rumah.

Ket. Foto: Pesepak bola Timnas Indonesia U-17 Sean Rahman Kastor (kedua kanan) menggiring bola dengan dibayangi pesepak bola Vietnam Quy Vuong Dao (kiri) pada pertandingan penyisihan grup A ASEAN U-17 Boys Championship atau AFF U-17 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4). — Sumber: ANTARA/Umarul Faruq

Kurniawan tak menampik bahwa agresivitas Vietnam memaksa timnya keluar dari rencana awal. Indonesia lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. “Kami harus sedikit bertahan dan mencoba memanfaatkan counter attack, tapi penyelesaiannya belum optimal,” ujarnya.

Di balik hasil mengecewakan tersebut, Kurniawan tetap melihat sisi positif, terutama dalam disiplin bertahan para pemain muda.

“Ini akan jadi evaluasi penting sebelum Piala Asia. Finishing dan konsistensi permainan harus ditingkatkan,” ucap Kurniawan menegaskan.

Kegagalan ini juga memperpanjang catatan kurang impresif Indonesia di fase grup turnamen usia muda Asia Tenggara. Terakhir kali Garuda Muda tersingkir di fase awal terjadi pada edisi 2017, dan kini situasi serupa terulang. Bahkan dalam sejarahnya, Indonesia tercatat beberapa kali gagal melangkah ke fase gugur, termasuk pada edisi 2005, 2008, dan 2011.

Namun, Kurniawan menolak larut dalam kekecewaan. Dia menilai pengalaman di turnamen ini tetap penting sebagai bagian dari proses pembentukan mental dan kualitas pemain. Menurutnya, tekanan pertandingan dan hasil yang tidak sesuai harapan justru bisa menjadi bekal berharga.

Tantangan berikutnya sudah menanti. Indonesia akan tampil di Piala Asia U-17 2026 yang digelar di Arab Saudi pada 5–22 Mei. Tergabung di Grup B bersama Jepang, Tiongkok, dan Qatar, level persaingan jelas meningkat tajam.

Jika persoalan mendasar seperti penyelesaian akhir dan konsistensi tak segera dibenahi, bukan tidak mungkin hasil serupa akan terulang di panggung yang lebih besar. Piala AFF U-17 2026 kini menjadi cermin, bahwa Garuda Muda masih harus berbenah sebelum benar-benar siap bersaing di level Asia.

Di Asean saja tak lolos fase grup, bagaimana melawan Jepang, Tiongkok, dan Qatar? Mungkin perlu ganti pelatih yang lebih mumpuni. ben/G-1

  • Piala Asia 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.