Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menpar: Bali Spirit Festival Tunjukkan Kekayaan Intelektual Indonesia Berkelas Dunia

📅 Senin, 20 Apr 2026, 14:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menpar: Bali Spirit Festival Tunjukkan Kekayaan Intelektual Indonesia Berkelas Dunia Doc: Kemenpar
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat meninjau Bali Spirit Festival 2026 di Bali, Minggu (19/4/2026).

JAKARTA - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Bali Spirit Festival yang menunjukkan bahwa Indonesia bisa menghadirkan kegiatan berbasis kekayaan intelektual (KI) berkelas dunia.

“Selama empat hari, 15-19 April 2026, festival ini menunjukkan Indonesia mampu menghadirkan kegiatan KI berkelas dunia, yang juga kami dukung melalui program Event by Indonesia,” kata Widiyanti dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (20/4).

Saat meninjau Bali Spirit Festival 2026 di Bali, Minggu (19/4), Widiyanti menyampaikan bahwa festival yang tahun ini mengusung tema "Welcome Home" itu merupakan salah satu pionir festival yoga dan kebugaran internasional terbesar di Asia Tenggara. Festival tersebut merupakan salah satu kegiatan KI unggulan nasional yang diharapkan bisa memperkuat posisi Indonesia dalam industri wellness (kebugaran).

Dia menilai semangat Bali Spirit Festival sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pariwisata dalam mendorong pariwisata berkualitas, khususnya pada sektor wisata kebugaran yang berorientasi pada keberlanjutan dan nilai tambah ekonomi. Tahun lalu, festival tersebut mencatat perputaran ekonomi sebesar Rp6,7 miliar, yang berdampak pada berbagai sektor mulai dari akomodasi, kuliner, tenaga kerja, hingga pelaku seni budaya.

Dalam data Global Wellness Institute 2023, Indonesia menjadi kontributor terbesar ekonomi kebugaran di Asia Tenggara dengan nilai mencapai 56,4 miliar dolar AS. Indonesia juga menempati posisi ke-6 terbesar di kawasan Asia Pasifik, serta mencatat pertumbuhan ke-3 tertinggi di kawasan tersebut.

Oleh karena itu, festival diharapkan dapat menjadi representasi penguatan posisi Indonesia dalam industri kebugaran global yang terus berkembang.

"Sebagai salah satu pionir kegiatan kebugaran berskala internasional di Indonesia, bahkan terbesar di Asia Tenggara, partisipasi lebih dari 60 negara menunjukkan daya tariknya yang semakin kuat di tingkat global,” kata Menpar Widiyanti.

Dia juga menilai festival harus menjadi instrumen utama dalam memperkuat daya saing dan kualitas pariwisata nasional.

Bali Spirit Festival 2026 memadukan yoga, tari, musik, dan praktik penyembuhan tradisional (healing) dalam rangkaian kegiatan yang holistik. Festival tahunan itu juga menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan melalui pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan sampah, serta penerapan composting toilet (toilet pengompos) sebagai bagian dari praktik ramah lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Luar Negeri
Kabut Asap Indonesia Membur...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.