19 Gerai Kopdes Merah Putih di Jambi Rampung, Siap Beroperasi 21 Juli 2026

Senin, 20 Apr 2026, 12:07 WIB

Pembangunan 19 gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Provinsi Jambi telah selesai seratus persen, layanan rencana mulai berjalan efektif pada 21 Juli 2026 bertepatan dengan Peringatan Hari Koperasi.

"Sudah ada 19 yang selesai pembangunannya, hampir semua kabupaten sudah mewakili, paling banyak di Kabupaten Bungo dan Tebo," kata Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jambi Sardaini di Jambi, Senin.

Ket. Foto: Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jambi Sardaini saat memberikan keterangan terkait perkembangan Kopdes Merah Putih di Jambi, Senin (20/4). — Sumber: Antara Foto

Ia merinci sebaran 19 Kopdes Merah Putih yang dinyatakan rampung pembangunannya meliputi lima di wilayah tanggung jawab Kodim 0415 Batang Hari, tujuh di wilayah Kodim 0416 Bute.

Kemudian lima Kopdes di wilayah Kodim 0420 Sarko, satu unit masing-masing di Kodim 0419 Tanjab dan Kodim 0417 Kerinci.

Sardaini menambahkan dari 1.585 jumlah desa kelurahan yang ada di Jambi, sejauh ini terdapat 558 pembangunan gerai yang tengah berjalan.

Pembangunan gerai Kopdes tersebut sepenuhnya menjadi wewenang PT Agro Industri Nasional (Agrinas) bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) di masing-masing teritorial (wilayah).

Lanjut dia, dari 558 gerai yang sedang dikerjakan sebanyak 140 unit berada di bawah naungan Kodim Batang Hari dengan tanggung jawab wilayah meliputi Kota Jambi, Kabupaten Batang Hari dan Muaro Jambi.

Sebanyak 132 unit di bawah pengawasan Kodim Bute meliputi Kabupaten Bungo dan Tebo, 143 di Kodim Tanjab dengan cakupan wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.

Sedangkan 101 unit berada di Kodim Sarko dengan tanggung jawab wilayah Kabupaten Sarolangun dan Bangko, kemudian sebanyak 42 unit berada di Kodim Kerinci, mencakup wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Sardaini menjelaskan setelah pembangunan tuntas, akan ada tahap pemenuhan sarana dan prasarana pendukung seperti komputer, rak penjualan hingga kendaraan untuk menunjang operasional Kopdes Merah Putih.

Ke depan, Kopdes diproyeksi menjadi penyalur utama barang kebutuhan di desa melalui kolaborasi warung-warung kecil yang telah berdiri sebelumnya. Sehingga keberadaan Kopdes bisa menciptakan pola saling menguntungkan.

"Pemerintah mengimbau masyarakat ikut berkoperasi baik kelompok, binaan pertanian maupun individu. Koperasi ke depan menjadi penyalur barang sehingga tidak membunuh warung kecil," pungkasnya.

  • Kopdes Merah Putih

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.