Anak Muda dan Ekonomi Kreatif Tak Terpisahkan, Menteri Ekraf Ajak Panaskan Mesin Pertumbuhan Nasional

Minggu, 19 Apr 2026, 13:58 WIB

JAKARTA - Ekonomi kreatif lekat dengan generasi muda. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyadari modal itu perlu dukungan banyak pihak untuk menggerakkan mesin pertumbuhan ekonomi nasional agar lebih melaju.

Melalui workshop Save My Generation Conference 2026, Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya berbagi pandangan pada generasi muda untuk lebih kreatif, berkarakter, dan berdampak menuju Indonesia Emas 2045. Menteri Ekraf menggarisbawahi tentang pentingnya ekosistem pendukung, mulai dari pelatihan, akses pembiayaan, hingga perlindungan kekayaan intelektual sehingga pegiat ekonomi kreatif dapat berkembang secara berkelanjutan.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

“Tren generasi muda terhadap ekonomi kreatif sangat luar biasa membuka peluang nyata dan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Intinya, tugas Kementerian Ekraf ingin membuat karya dan jenama lokal bisa go national champion, serta berlanjut go global. Jadikan kreativitas sebagai aksi, inovasi sebagai solusi, dan kontribusi sebagai tujuan,” ungkap Menteri Ekraf dalam sesi workshop yang berlangsung di Rhema Building Convention Center, Bekasi pada Sabtu (18/4).

Lebih lanjut, Menteri Ekraf menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk memulai dan mengembangkan ide kreatifnya menjadi usaha yang berkelanjutan. Langkah awal, para kreator muda yang telah memiliki karya atau produk bisa mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk perlindungan karya mereka.

“Indonesia tidak kekurangan talenta dan ide kreatif. Mari kita berani mulai berkreasi dari hari ini melalui GEMPAR sehingga bisa menumbuhkan kolaborasi. Selain itu, kita harus memastikan setiap karya memiliki dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tambah Teuku Riefky di hadapan hampir 500 Generasi Muda Pembaharu (GEMPAR) Indonesia.

Mengambil tema ‘Elevate to Impact’, workshop ini juga menghadirkan Staf Khusus Menko Infra sekaligus motivator nasional, Merry Riana, sebagai pembicara. Merry Riana membagikan perspektif tentang makna ‘impact’ dalam berkarya dan berbisnis. 

“Impact itu sederhana, sebelum dan sesudah kehadiran kita harus ada perbedaan. Indikatornya, karya, bisnis yang kita bangun, atau apa yang kita lakukan bisa berguna, harus memberikan manfaat, menggerakkan orang lain, dan menciptakan perubahan keberlanjutan yang nyata,” tutur Merry Riana.

Merry Riana juga mengajak generasi muda untuk berani mengambil langkah dan tidak menunda kesempatan. Selain itu, pentingnya generasi muda untuk menunjukkan talenta dengan kepercayaan diri yang dipunya.

“Ingat, hidup itu adalah kesempatan. Jangan pernah sia-siakan dan menunggu semua harus sempurna untuk mulai. Hadirkan talentamu, lakukan yang terbaik, serta percaya bahwa setiap langkah kecil bisa membawa dampak besar. Setiap hari adalah kesempatan untuk melakukan tanpa harus menunda atas apa yang Tuhan percayakan,” lanjutnya.

Kementerian Ekraf berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan komunitas, pegiat industri kreatif, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan ekonomi kreatif menjadi mesin pertumbuhan baru dari berbagai daerah untuk Indonesia.

  • Ekonomi Kreatif

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

KSOP Ternate Minta Warga Laporkan Petugas yang Terlibat Pungli Pembayaran Bagasi.

Hati-hati! Obesitas Bukan Cuma Soal Penampilan, Ini Masalah Kesehatan Serius!

Rusak 10 Tahun, Bendung Irigasi Ampek Jirek Padang Pariaman Direhabilitasi Rp979,6 Juta.

Khofifah: Pasar Murah Jadi Strategi Jaga Inflasi dan Dekatkan Pangan ke Masyarakat.

Wamenlu Iran Tegas: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya dengan Cuitan atau Kapal Induk.

Gempa M7,7 Guncang NTT, Kodam IX/Udayana Bantu Evakuasi Warga Terdampak.

Saat Utang Jadi Beban, Pengusaha Ungkap Strategi Menyelamatkan Bisnis

Momen Spesial, 118 Pendaki dari Berbagai Daerah akan Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Puluhan Wisatawan Asing di Pulau Padar Viewpoint Terekam Panik saat Gempa NTT Mengguncang

Gubernur NTT: Korban Meninggal Akibat Gempa M7,7 di Flores Bertambah

Pascagempa M7,7 di NTT, Kepala BNPB dan Menko PMK Segera ke Wilayah Terdampak

Menteri Pertahanan Jepang Kunjungi Kuil Yasukuni, PM Takaichi Tak Hadir

Sabtu, SIM Keliling Tetap Buka Layanan, Cek Jadwal dan Lokasinya!

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini, Jual Rp2.675.000 per Gram, Buyback Rp2.525.000 per Gram

Liga Inggris: Era Guardiola Berakhir, Maresca Dituntut Jaga Dominasi Manchester City

Gempa M7,7 di NTT Akibat Sesar Naik Busur Belakang Flores

Jepang Buka Peluang Kerja Sama Baru dengan Indonesia dalam Tiga Bidang

Netflix Batal Garap Serial Squid Game versi Amerika, Apa Penyebabnya?

Trump Berlakukan Tarif hingga 100 Persen untuk Drone Impor

Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.