Pemusnahan 5,96 Ton Daging Ayam Asal Jawa Timur oleh Karantina NTB

Jumat, 17 Apr 2026, 16:58 WIB

Mataram - Balai Karantina Nusa Tenggara Barat (NTB) memusnahkan sebanyak 5,96 ton daging ayam tanpa dokumen resmi asal Jawa Timur (Jatim) yang masuk melalui Pelabuhan Lembar di Kabupaten Lombok Barat.

Kepala Karantina NTB Ina Soelistyani mengatakan dokumen karantina bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan instrumen penting dalam menjamin ketertelusuran dan keamanan pangan.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

"Tanpa dokumen itu, komoditas dianggap berisiko karena status kesehatan dan keamanan tidak dapat ditelusuri," katanya dalam pernyataan di Mataram, Jumat.

Ina menjelaskan proses pemusnahan daging ayam dilakukan dengan cara dikubur dan disiram cairan bioaktivator guna mempercepat proses pembusukan bahan organik di lahan kantor Karantina NTB.

Komoditas tersebut sebelumnya diamankan oleh Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara NTB karena tidak dilengkapi dokumen, sehingga dilakukan tindakan penahanan oleh Karantina NTB.

Daging ayam seberat 5,96 ton itu diangkut menggunakan truk tanpa pendingin serta kondisi pengemasan dan penyimpanan tidak memenuhi standar teknis yang dipersyaratkan.

Menurut dia, setiap lalu lintas produk hewan, seperti daging ayam segar, sangat krusial untuk menerapkan standar rantai dingin atau cold chain, karena suhu penyimpanan yang stabil berguna untuk menekan pertumbuhan mikroba.

Pengemasan yang buruk dan suhu penyimpanan tidak standar berisiko tinggi, kata dia, memicu kontaminasi dan mempercepat proses pembusukan selama proses distribusi. Hal itu bisa menurunkan tingkat kelayakan pangan sebelum sampai kepada konsumen.

"Tanpa rantai dingin yang konsisten, risiko kontaminasi, ancaman penyakit, dan cemaran menjadi sangat tinggi, sehingga keamanan pangan tidak lagi terjamin," papar Ina.

Lebih lanjut ia menyampaikan pengawasan terhadap lalu lintas komoditas menjadi bagian dari tugas utama Badan Karantina sebagaimana diatur dalam Pasal 7 UU Nomor 21 Tahun 2019, yang salah satunya bertujuan menjamin keamanan pangan.

Karantina NTB mengapresiasi sinergi lintas instansi, termasuk aparat kepolisian, dalam memperkuat pengawasan terhadap peredaran komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan di wilayah NTB.

"Ini adalah komitmen nyata kami dalam menjaga keamanan dan kelayakan pangan yang masuk ke NTB," ucap Kepala Karantina NTB Ina Soelistyani.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.