Tiongkok Catat Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen di Tengah Tantangan Global

Kamis, 16 Apr 2026, 22:27 WIB

TOKYO - Ekonomi Tiongkok pada periode Januari-Maret 2026 mencatat pertumbuhan riil sebesar 5,0 persen secara tahunan, menurut data resmi yang dirilis, Kamis (16/4).

Data resmi Tiongkok memaparkan bahwa laju ekspansi meningkat dari 4,5 persen pada kuartal sebelumnya, didukung oleh kinerja ekspor yang kuat meskipun terjadi penyerbuan Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Getty Images

Peningkatan produk domestik bruto (PDB) yang disesuaikan dengan inflasi di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut, yang menjadi percepatan pertama dalam lima kuartal, sejalan dengan target pertumbuhan 4,5 hingga 5 persen untuk tahun 2026.

Secara kuartalan, PDB Tiongkok pada tiga bulan pertama 2026 tumbuh 1,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, lebih tinggi dari pertumbuhan 1,2 persen pada periode Oktober-Desember.

Perang Iran yang dimulai pada 28 Februari telah menyebabkan gangguan rantai pasok dan lonjakan harga energi secara global, namun dampak negatif terhadap ekonomi Tiongkok sejauh ini dinilai masih terbatas.

Biro Statistik Nasional Tiongkok menyatakan bahwa perekonomian pada kuartal pertama “memulai dengan baik dengan pemulihan indikator makroekonomi utama serta perkembangan pesat pendorong pertumbuhan baru.”

“Namun, kita harus menyadari bahwa lingkungan eksternal menjadi semakin kompleks dan tidak stabil, ketidakseimbangan antara pasokan yang kuat dan permintaan yang lemah masih cukup tajam, dan fondasi pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya kokoh,” tambah lembaga tersebut.

Pada periode Januari-Maret, total nilai ekspor meningkat 11,9 persen, sementara impor melonjak 19,6 persen.

Ekspor Tiongkok ke AS mengalami penurunan akibat ketegangan perdagangan setelah kembalinya Presiden Donald Trump ke Gedung Putih pada Januari tahun lalu, namun pengiriman ke negara-negara Asia lainnya dan kawasan Afrika justru meningkat.

Penjualan ritel barang konsumsi tumbuh 2,4 persen secara tahunan, sementara investasi aset tetap, tidak termasuk rumah tangga pedesaan, naik 1,7 persen. Namun, investasi di sektor properti turun 11,2 persen di tengah krisis berkepanjangan di sektor tersebut.

Produksi industri di Tiongkok, yang dikenal sebagai “pabrik dunia,” meningkat 6,1 persen.

Pada Selasa, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi China akan melambat menjadi 4,4 persen tahun ini dari 5,0 persen pada 2025, dipengaruhi oleh dampak perang di Timur Tengah serta lemahnya konsumsi domestik.

Dalam sidang parlemen tahunan pada Maret, Tiongkok menetapkan target pertumbuhan PDB 2026 pada level terendah sejak awal 1990-an, di tengah berbagai tantangan termasuk krisis sektor properti dan ketidakpastian geopolitik global. Ant/Kyodo

  • china yuan

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

IQAir: Kualitas Udara di Jakarta saat Peringatan HUT RI Ternyata Tak Sehat

Bantu Korban di NTT, PT Pertamina Patra Niaga Donasikan Rp81/lt Tiap BBM

Tak Sabar Lihat Aksinya? Ini Formasi Lengkap Paskibraka Indonesia Berdaulat

Belajar dari Gempa NTT, BPBD Lebak Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Gempa  ‎

PLN Gerak Cepat! 11 Gardu Induk Utama Listrik Flores Berhasil Dipulihkan

Bikin Haru! Polres Bogor Renovasi 21 Rumah Warga untuk Rayakan HUT RI

Mensesneg: Presiden Prabowo Pertimbangkan ke NTT untuk Tinjau Penanganan Gempa

HUT RI Makin Meriah! Ma’ruf Amin hingga Dewi Soekarno Hadir di Upacara Kemerdekaan

Berikut Daftar Harga BBM di Hari Kemerdekaan RI Ke-81

Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! ITDC Buka 2.500 Lowongan Relawan MotoGP Indonesia 2026

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Wilayah Barat Indonesia pada Senin

Semarakkan HUT RI,  PT KAI Sumut Beri Diskon 17 Persen Tiket KA Sribilah

Detik-Detik Kereta Garuda Prabayaksa Bawa Bendera dan Teks Proklamasi ke Istana

Listrik Andal Dukung Kekhidmatan Malam Renungan Suci di TMP Kalibata.

Jelang Kirab HUT RI Ke-81, Warga Mulai Padati Kawasan Monas

Emas Makin Strategis! INDEF Soroti Perannya untuk Diversifikasi Cadangan

Amankan HUT RI di Jakarta, Polda Metro Jaya Siagakan 13.859 Personel

Gempa Bisa Datang Kapan Saja, BPBD Lebak Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan

Tak Main-Main! 13.859 Personel Dikerahkan Polda Metro Jaya Amankan HUT RI

Antisipasi Penjarahan Pascagempa, Polisi Tingkatkan Patroli di Sejumlah Lokasi Gempa Flores

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.