Kepri Siapkan Proyek Besar 2026, Dua Infrastruktur Strategis Dibangun Sekaligus
Rabu, 22 Apr 2026, 12:33 WIBPemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) membangun dua proyek strategis pada tahun anggaran 2026, dengan skema multi years atau tahun jamak.
Kepala Dinas PUPP Kepri Rodi Yantari menyampaikan dua proyek itu yakni pembangunan monumen tugu Bahasa Nasional dan museum di Pulau Penyengat dengan total anggaran Rp101 miliar, dan pembangunan poliklinik rawat jalan RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) dengan total anggaran Rp110 miliar.
"Kedua proyek strategis ini mulai dikerjakan tahun ini, dan ditargetkan rampung 2027," kata Rodi di Tanjungpinang, Rabu
Ia menjelaskan untuk tahun ini, Dinas PUPP Kepri telah mengalokasikan anggaran Rp30,8 miliar untuk pembangunan monumen tugu Bahasa Nasional dan museum di Pulau Penyengat, sementara sisanya sebesar Rp70,2 miliar akan dialokasikan di tahun anggaran 2027.
Proyek tersebut diharapkan menjadi ikon baru di Kota Tanjungpinang, khususnya Pulau Penyengat sebagai tempat asal-muasal lahirnya Bahasa Nasional, Bahasa Indonesia.
"Pembangunan ini akan memperkuat identitas cagar budaya, sekaligus menjadi magnet baru bagi wisatawan dalam dan luar negeri ke Pulau Penyengat," ujar Rodi.
Selanjutnya, Rodi memaparkan untuk pembangunan poliklinik rawat jalan RSUD Raja Ahmad Tabib tahun 2026 sudah dianggarkan sebesar Rp30,8 miliar, lalu dilanjutkan pada tahun 2027 sebesar Rp79,2 miliar.
Penambahan fasilitas layanan kesehatan di RSUD milik Pemprov Kepri itu bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di rumah sakit rujukan daerah tersebut.
"Saat ini tingkat kunjungan pasien RSUD Kepri terus meningkat yang mencapai 600 orang per hari, sehingga perlu penambahan fasilitas yang memadai demi kenyamanan pasien," kata Rodi.
Lanjut Rodi menyebutkan sebagian besar sumber pendanaan proyek strategis Gubernur Kepri tersebut berasal dari dana pinjaman daerah sebesar Rp400 miliar di tahun 2026.
Selain proyek strategis, sambungnya, Dinas PUPP Kepri tahun ini juga melaksanakan 30 paket pekerjaan proyek infrastruktur vital yang tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Kepri.
Pekerjaannya mencakup pemeliharaan jalan, pembangunan jembatan, rehabilitasi Masjid Raya Dompak serta berbagai gedung milik pemerintah daerah.
"Seluruh pengerjaan fisik ini bertujuan mempercepat konektivitas antarwilayah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat di Kepri," demikian Rodi.
- Pemprov Kepri
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
James Milner Pecahkan Rekor Penampilan Terbanyak Liga Inggris di Usia 40 Tahun
-
Danantara Resmi Akuisisi Hotel dan Real Estate di Makkah
-
Pasokan BBM-LPG Wilayah Luwu Raya Berangsur Pulih setelah Pemblokiran Jalan Trans Sulawesi Dibuka
-
Pemprov Kepri Mengamankan Cadangan Beras dengan Para Pebisnis
-
UMK Batam 2026 Tembus Rp5,3 Juta, Tertinggi di Kepri saat Daerah Lain Masih Tertinggal
-
Pasar Murah di Jayapura, 1.900 Paket Sembako Dijual Rp90 Ribu
-
Masyarakat Badui Siap Gelar Tradisi Seba di Lebak, Ungkapan Syukur Hasil Panen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.