Tersingkir dari Liga Champions, Barcelona Andalkan Pemain Muda untuk Bangkit
Kamis, 16 Apr 2026, 06:00 WIBMADRID, SPANYOL â Harapan Barcelona untuk kembali meraih kejayaan di Liga Champions kembali pupus. Untuk musim kedua secara beruntun, harapan Blaugrana kandas di fase gugur. Namun seperti tahun sebelumnya, klub Catalan itu berharap pengalaman pahit ini dapat menjadi bahan bakar bagi generasi muda mereka untuk bangkit musim depan.
Kepercayaan terhadap skuad muda, yang dipimpin pemain remaja sensasional Lamine Yamal, kini menjadi tumpuan utama setelah tersingkir di perempat final oleh rival La Liga, Atletico Madrid. Barcelona menang 2-1 pada leg kedua, namun kalah agregat 2-3, mengulang kekecewaan musim lalu saat disingkirkan Inter Milan di semifinal.
âSulit menerima ini karena semua benar-benar percaya kami bisa melakukannya,â ujar pelatih Hansi Flick seusai laga. âKami akan mengevaluasi semuanya. Ketika hal seperti ini terjadi, para pemain harus naik ke level berikutnya. Kami punya tim muda dan mereka akan berkembang.â
Flick menegaskan bahwa proses belajar harus terus berjalan. âSetiap hari kami harus belajar lebih banyak, menjadi lebih baik. Itulah yang harus kami lakukan,â tambahnya.
Meski demikian, Flick juga menyadari bahwa sejumlah pemain senior mulai mendekati akhir masa mereka. Penyerang veteran Robert Lewandowski akan habis kontraknya musim panas ini saat usianya menginjak 38 tahun. Sementara masa depan Marcus Rashford yang dipinjam dari Manchester United, masih belum diputuskan apakah akan dipermanenkan.
Absennya Rashford dan Raphinha akibat cedera turut memengaruhi performa tim. Raphinha, yang musim ini kerap diganggu cedera, menimbulkan kekhawatiran bahwa performa terbaiknya mungkin sudah lewat.
Selain itu, masa depan Ferran Torres, Ronald Araujo, dan bek pinjaman Joao Cancelo juga masih belum pasti. Kendati kondisi finansial klub mulai membaik, Barcelona tetap belum leluasa mendatangkan bintang besar.
Meski gagal di Eropa musim lalu, Barcelona sempat menyapu bersih trofi domestik dan membawa optimistis baru. Flick kini berharap respons serupa di La Liga. âSaya tidak peduli kapan kami memenangkannya, yang penting kami menang,â tegasnya.
Musim ini, peluang meraih treble winners domestik sudah tertutup setelah tersingkir di Copa del Rey, lagi-lagi oleh Atletico Madrid. Namun untuk gelar Liga Champions keenam, yang terakhir diraih pada tahun 2015, Barcelona tampaknya masih harus bersabar.
Di kompetisi domestik, mereka berada di posisi kuat dengan keunggulan sembilan poin atas Real Madrid, membuat peluang mempertahankan gelar La Liga terbuka lebar.
Salah satu pekerjaan rumah terbesar Flick tetap berada di lini pertahanan. Upaya mencari pengganti sepadan untuk Inigo Martinez belum membuahkan hasil maksimal.
Pada leg pertama, bek muda Pau Cubarsi mendapat kartu merah setelah menjatuhkan Giuliano Simeone yang berpeluang mencetak gol. Di leg kedua, Eric Garcia mengalami nasib serupa usai melanggar Alexander Sorloth.
Strategi garis pertahanan tinggi yang diusung Flick berulang kali dieksploitasi Atletico, termasuk dalam proses gol penentu yang dicetak Ademola Lookman.
Sepanjang musim Liga Champions, Barcelona kebobolan 20 gol dalam 12 pertandingan dan gagal mencatat satu pun clean sheet, statistik yang menunjukkan rapuhnya lini belakang mereka.
Namun, gelandang Frenkie de Jong tetap optimistis. âTidak pernah bagus tersingkir di perempat final karena kami ingin juara, tetapi itu tidak berarti kami tidak bermain baik atau berada di jalur yang salah,â ujarnya.
âSetiap tahun kami terus berkembang. Kami memiliki tim muda dengan banyak talenta dan kualitas untuk bersaing di semua kompetisi.â
Dengan rata-rata usia starting XI di bawah 25 tahun, Barcelona memiliki fondasi masa depan yang menjanjikan. Yamal, Pedri, dan Cubarsi dipastikan akan kembali menjadi tulang punggung musim depan, setahun lebih matang, dan diharapkan cukup tangguh untuk melangkah lebih jauh di panggung Eropa.
- Liga Champions
- Lamine Yamal
- Barcelona
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
-
Liga Champions, Gulung Muenchen, PSG Tantang Arsenal di Final, Berpeluang Juara Lagi
-
La Liga Spanyol: Barcelona Tumbang di Kandang Alaves, Gagal Raih Rekor 100 Poin
-
Marcus Rashford Buka Suara soal Masa Depannya di Barcelona usai Juara La Liga
-
La Furia Roja Bermimpi Ulangi Era Emas 2008-2012 di Piala Dunia 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.