Kontak Tembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Balas Serangan KKB dari Dua Arah
Kamis, 16 Apr 2026, 16:40 WIBJAKARTA - Kontak tembak antara Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo terjadi di Kampung Samboga, Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (16/4). Insiden ini terjadi saat aparat gabungan melaksanakan patroli rutin sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut.
Peristiwa bermula pada siang hari ketika tim gabungan yang terdiri dari personel Satgas Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo melintas di Jalan Trans Papua. Saat melintas, kendaraan taktis milik aparat tiba-tiba mendapat serangan tembakan dari arah kelompok KKB yang mengenai badan kendaraan.
Merespons serangan tersebut, aparat langsung melakukan tembakan balasan sebagai bentuk pertahanan sekaligus untuk menekan pergerakan kelompok bersenjata. Kontak tembak pun terjadi dan berlangsung di sekitar jalur utama yang menjadi akses vital di wilayah tersebut.
Situasi kembali memanas ketika kelompok KKB melancarkan serangan lanjutan dari dua arah berbeda, yakni dari sisi kanan dan kiri jalan. Aparat kembali memberikan respons tembakan, sementara dari arah hutan terdengar teriakan yang mengindikasikan keberadaan kelompok bersenjata dalam jumlah tertentu.
Di tengah situasi tersebut, aparat juga menemukan adanya pemalangan jalan menggunakan pepohonan yang sengaja ditebang untuk menghambat akses menuju Kampung Samboga. Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, terdeteksi setidaknya satu anggota KKB bersenjata berada di sekitar lokasi kejadian.
Setelah kondisi berangsur kondusif, tim gabungan segera melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan situasi benar-benar aman. Dari hasil penyisiran tersebut, aparat menemukan sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata.
Barang bukti yang diamankan meliputi satu pasang sepatu boot berwarna hitam, satu buah alat pengisi amunisi (stripper clip), satu bilah sangkur, satu kaos berwarna hitam, lima bungkus rokok tembakau, satu unit telepon genggam, satu tas noken berwarna merah, hijau, dan hitam, serta satu buah charger ponsel.
Hingga saat ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait keterlibatan para pelaku dalam aksi tersebut. Aparat juga menyiapkan langkah-langkah terukur guna mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat meresahkan masyarakat di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.
Dalam insiden tersebut, situasi berhasil dikendalikan oleh aparat gabungan dan dipastikan tidak terdapat korban jiwa dari kedua belah pihak. Seluruh personel dilaporkan dalam kondisi aman dan tetap siaga untuk melanjutkan tugas pengamanan.
Berdasarkan hasil penyelidikan, kelompok KKB Kodap XVI Yahukimo diduga telah merencanakan aksi gangguan keamanan di wilayah Dekai setelah melaksanakan ritual adat bakar batu pada 11 April 2026. Patroli yang dilakukan aparat merupakan bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi rencana tersebut.
Faizal Ramadhani menegaskan bahwa operasi yang dilakukan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.
"Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan aksi kelompok bersenjata serta melindungi masyarakat. Kami akan terus melakukan patroli intensif dan tindakan tegas yang terukur terhadap setiap gangguan keamanan," ujarnya.
Sementara itu, Adarma Sinaga menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan di lapangan tetap mengedepankan profesionalitas serta langkah yang terukur.
"Kami mengedepankan langkah preventif dan preemtif, serta memastikan setiap tindakan di lapangan dilakukan sesuai prosedur dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat sipil," jelasnya.
Di sisi lain, Andria menegaskan pentingnya penyampaian informasi yang akurat kepada publik agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Percayakan sepenuhnya kepada aparat dalam menangani situasi di lapangan, serta bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas, khususnya di wilayah rawan seperti Yahukimo. Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memastikan patroli dan penindakan terukur akan terus dilakukan guna mencegah kelompok bersenjata kembali melakukan aksi yang mengganggu keamanan.
- Polri
- Papua
- Kontak Tembak
- Kedaulatan NKRI
- Satgas Damai Cartenz
- KKB Papua
- kkb yahukimo
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
5 Rekomendasi MTI untuk Dongkrak Industri Penerbangan Nasional
-
Dua perjalanan Argo Parahyangan Dibatalkan Imbas Tabrakan Maut di Bekasi
-
Harga Plastik Bergejolak, Bapanas Ambil Langkah Cepat Demi Jaga Stok Beras SPHP
-
Polri Pindahkan 321 WNA Jaringan Judi Online ke Sejumlah Kantor Imigrasi
-
Pemerintah Perluas Akses Digital 1.200 UMKM Lewat STARt x Genmatic
-
Sejumlah Prodi Akan Ditutup, Komisi X DPR RI: Perguruan Tinggi Jangan hanya Jadi Pabrik Tenaga Kerja
-
Hilirisasi Tahap II Digulirkan, Sektor Energi Jadi Fokus Utama
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.