Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Melemah Hari ini Terseret Geopolitik, Investor Menunggu Keajaiban dari Negosiasi AS–Iran

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 18:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Melemah Hari ini Terseret Geopolitik, Investor Menunggu Keajaiban dari Negosiasi AS–Iran Doc: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto
Ket. Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Pelemahan IHSG mencerminkan meningkatnya sikap hati-hati pelaku pasar di tengah ketidakpastian geopolitik global, khususnya terkait dinamika negosiasi putaran kedua antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Ketidakjelasan arah perundingan mendorong investor cenderung mengambil posisi wait and see, bahkan melakukan aksi risk-off dengan mengalihkan dana ke aset yang lebih aman seperti dolar AS dan komoditas energi.

Dalam konteks ini, pasar saham domestik tidak bergerak secara terisolasi, melainkan mengikuti sentimen regional dan global.

Setiap perkembangan—baik kemajuan maupun kegagalan negosiasi—langsung tercermin pada volatilitas IHSG.

Bahkan, kegagalan perundingan sebelumnya terbukti memicu tekanan baru dan membuat pasar memasuki fase yang lebih rentan terhadap koreksi.

Namun, di balik tekanan tersebut, ekspektasi terhadap peluang negosiasi lanjutan tetap menjadi faktor penahan penurunan yang lebih dalam.

Harapan tercapainya kesepakatan atau meredanya tensi geopolitik dapat dengan cepat membalikkan sentimen menjadi positif, sebagaimana terlihat saat pasar merespons optimisme lanjutan dialog kedua negara.

Dengan demikian, pergerakan IHSG saat ini lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal ketimbang fundamental domestik.

Arah indeks dalam jangka pendek akan sangat ditentukan oleh perkembangan negosiasi AS-Iran, menjadikannya variabel kunci yang terus dicermati investor global maupun domestik.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (16/4) sore ditutup melemah 2,21 poin atau 0,03 persen ke posisi 7.621,38 seiring pelaku pasar masih mencermati peluang terjadinya negosiasi putaran kedua antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,63 poin atau 0,35 persen ke posisi 75,32.

“IHSG melemah di saat bursa regional Asia menguat, seiring harapan akan dimulainya kembali negosiasi dan kesepakatan perdamaian jangka panjang antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran, serta rilis data ekonomi China," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, Nico mengatakan perhatian pelaku pasar saat ini tertuju pada harapan negosiasi putaran kedua antara AS dengan Iran.

Dikabarkan, bahwa AS dan Iran tengah mempertimbangkan untuk memperpanjang gencatan senjata dua pekan mereka, demi memberikan lebih banyak waktu pembicaraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.