Hezbollah Tingkatkan Serangan Drone Serat Optik pada Tank-tank Israel

Rabu, 15 Apr 2026, 00:01 WIB

BEIRUT - Kelompok paramiliter Lebanon,  Hizbullah  , telah meningkatkan serangan drone terhadap unit lapis baja Angkatan Darat Israel menggunakan drone First Person View (FPV), meniru tren teknologi serupa yang terlihat di medan perang Ukraina, sebagai bagian dari upaya perang yang lebih luas untuk menangkis invasi Israel ke Lebanon Selatan. Terdapat indikasi bahwa Hizbullah telah belajar dari pengalaman Rusia dan Ukraina dalam memanfaatkan drone berpemandu serat optik untuk menghindari gangguan elektronik Israel, yang memicu spekulasi bahwa pertukaran pengalaman antara Hizbullah dan pasukan Rusia mungkin telah terjadi.

Dari Military Watch, kelompok paramiliter tersebut beroperasi erat bersama pasukan Russia pada tahun 2010-an sebagai bagian dari operasi kontra-pemberontakan gabungan di Suriah, meskipun sejauh mana hubungan pertahanan di luar kampanye atau sejak berakhirnya kampanye tersebut masih belum diketahui. 

Ket. Foto: Momen-momen Serangan Drone FPV Hizbullah terhadap Tank Merkava — Sumber: Istimewa

Hezbollah terus merilis beberapa video yang menunjukkan drone FPV digunakan untuk menyerang tank tempur utama Merkava IV, buldoser lapis baja Caterpillar D9, dan kendaraan tempur infanteri berat Namer. Pasukan Pertahanan Israel belum mengakui insiden tersebut, tetapi pada 26 Maret menyebutkan bahwa beberapa tentara dari Brigade ke-7 terluka, satu di antaranya tewas. Pertempuran antara Hezbollah dan Israel secara luas dilaporkan sebagai yang paling intensif dalam sejarah konflik kedua pihak yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Hezbollah melaporkan hasil dari beberapa penyergapan yang dilancarkan terhadap pasukan Israel di Lebanon selatan, dengan 21  tank tempur utama Merkava Israel  dilaporkan hancur dalam kurun waktu 24 jam pada 26 Maret.

Sumber-sumber Israel secara luas mengindikasikan bahwa kerugian pasukan darat baru-baru ini belum pernah terjadi sebelumnya setidaknya sejak tahun 1980-an, ketika mereka menghadapi Tentara Arab Suriah dan kelompok paramiliter lokal di Lebanon sebagai bagian dari upaya perang sebelumnya. Tank-tank Israel sangat dioptimalkan untuk pertempuran dengan aktor non-negara, dan selain mengintegrasikan peralatan perang elektronik yang dirancang untuk mengganggu sinyal radio drone, beberapa juga telah mengintegrasikan Sistem Perlindungan Aktif Trophy, yang meskipun awalnya dirancang untuk mencegat rudal anti-tank dan peluncur roket, memiliki kemampuan anti-drone dalam iterasi terbarunya. Sementara penggunaan luas drone FPV yang dikendalikan radio dan serat optik telah membuat peperangan bergerak sangat sulit bagi kedua belah pihak di Ukraina, taktik Hizbullah menggabungkan taktik gerilya dan konvensional, dan didasarkan erat pada taktik pertahanan Korea Utara, sehingga relatif sedikit bergantung pada kendaraan lapis baja. Struktur kekuatan Hizbullah justru bergantung pada penerbangan tak berawak dan infanteri dengan kemampuan anti-tank, serta berbagai macam artileri, artileri roket, dan aset rudal balistik yang dikerahkan dalam jaringan benteng bawah tanah yang luas. 

  • Perang Iran

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.