Jawab Kebutuhan Peserta, BPJS Kesehatan Hadirkan 8 Program Andalan
Rabu, 15 Apr 2026, 11:49 WIBJAKARTA â Direksi BPJS Kesehatan periode 2026â2031 menghadirkan delapan program andalan atau quick wins untuk menjawab beragam kebutuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), baik terkait kendala administrasi maupun pelayanan.
"Quick wins ini juga merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung salah satu poin Asta Cita Presiden Prabowo, yakni memperkuat pembangunan SDM, yang salah satunya melalui kesehatan," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito dalam Peluncuran Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (PANDAWA) 24 Jam dan Kick Off Quick Wins Direksi di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (15/4).
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Pujo itu menjelaskan delapan program andalan Direksi BPJS Kesehatan itu meliputi 4 Program Customer Centric dan 4 Program Collaborative.
Ia mengatakan Program Customer Centric dikembangkan secara khusus untuk mengakomodasi kebutuhan fundamental para peserta JKN yang dirumuskan dengan menjaring aspirasi masyarakat.
"Harapan masyarakat sama, yaitu bisa direspons dengan cepat dan solutif apabila mereka menemui masalah saat mengakses layanan administrasi atau layanan kesehatan," kata dia.
Secara paralel, Program Collaborative dijalankan untuk memperluas jangkauan layanan terintegrasi, sehingga melibatkan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam implementasinya.
Adapun empat Program Customer Centric tersebut meliputi Respons Cepat Solutif, Iuran Kuat, Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda, dan Eliminasi Inefisiensi.
Langkah Respons Cepat Solutif difokuskan untuk menangani keluhan peserta JKN terhadap pelayanan BPJS Kesehatan atau mitranya, sekaligus meningkatkan jangkauan komunikasi hingga ke pedesaan.
Ia mencontohkan layanan dari program itu, di antaranya adalah Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) 24 jam. Jika dahulu peserta JKN hanya bisa mengakses layanan PANDAWA pada 08.00â17.00 waktu setempat, kini PANDAWA beroperasi 24 jam penuh.
Sementara itu, 4 Program Collaborative meliputi P-Care MBG untuk memantau tumbuh kembang siswa penerima MBG di 3 sekolah, serta status kesehatan dan kepesertaan JKN petugas SPPG di 3 lokasi SPPG.
Selain itu, Siswa Sehat Sekolah Rakyat, yaitu pemeriksaan kesehatan berkala siswa di 3 sekolah rakyat, Desa Sehat JKN, yang melibatkan kerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih dalam penyediaan fasilitas, serta JKN 3T, yakni kerja sama dengan kapal bantu rumah sakit TNI AL ke daerah 3T, serta pengiriman tenaga kesehatan ke daerah 3T.
- BPJS Kesehatan
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ligue 1 Prancis: Lens Terpukul Kekalahan di Tangan Lille , Peluang Juara Terancam
-
Dishub Riau Prediksi Fase Arus Mudik Dimulai 13 Maret 2026
-
Terkena Puing Rudal Iran: Suriah Tutup Rapat Wilayah Udaranya
-
Pemkot Cirebon Prioritaskan Perlindungan Perempuan dan Anak di Sekolah dalam Rencana Kerja 2027
-
Problematik Data PBI: Anggaran BPJS Rp1 Triliun Dinilai Tak Cukup Cover Warga Jakarta
-
Studi Ekosistem Grab: 80% Mitra Pengemudi Jadikan Layanan On-Demand Penghasilan Sampingan
-
Begini Cara Cek dan Aktivasi Kepesertaan PBI BPJS Kesehatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.