Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lawan Krisis Pangan dengan Tradisi, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah Andalkan Kora Inasua

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis

Selain itu, generasi muda juga dilibatkan melalui edukasi lingkungan, lomba konten media sosial, serta permainan berbasis konservasi guna menumbuhkan kesadaran menjaga laut sejak dini.

Camat Teon Nila Serua Ronald Wonmaly menilai festival ini menjadi momentum strategis untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga praktik pemanfaatan sumber daya laut secara bijak.

“Kami mendorong masyarakat untuk terus menjaga praktik-praktik lokal yang arif dalam memanfaatkan hasil laut. Festival ini menjadi ruang belajar bersama tentang pentingnya laut yang sehat bagi kehidupan sehari-hari,” katanya.

Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) turut mendukung penyelenggaraan festival melalui program kelautan yang berfokus pada penguatan budaya lokal, edukasi konservasi, serta pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.

Direktur Program Kelautan YKAN Muhammad Ilman mengatakan, praktik tradisional seperti inasua mencerminkan nilai efisiensi dan keberlanjutan yang sejalan dengan upaya konservasi.

“Penguatan adat dan budaya lokal merupakan fondasi penting dalam mendorong praktik perikanan berkelanjutan. Ketika masyarakat menjaga tradisinya, pada saat yang sama mereka juga menjaga ekosistem laut,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan berbasis budaya dinilai efektif dalam mendukung perancangan kawasan konservasi perairan di wilayah TNS yang dilakukan pemerintah dengan dukungan YKAN.

Festival Kor’a Inasua diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat adat, dan mitra pembangunan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir, sekaligus meningkatkan kesadaran publik bahwa laut yang sehat menjadi prasyarat utama bagi keberlangsungan budaya dan ekonomi masyarakat pesisir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.