Trump: Blokade di Selat Hormuz akan Segera Dimulai

Senin, 13 Apr 2026, 08:40 WIB

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Minggu (12/4), mengatakan pihaknya akan segera memulai blokade angkatan laut di Selat Hormuz untuk mencegah Iran melakukan apa yang disebutnya sebagai "pemerasan".

"Blokade akan segera dimulai. Negara-negara lain akan terlibat dalam blokade ini," tulis Trump di platform Truth Social.

Ket. Foto: Presiden AS Donald Trump berbicara mengenai Iran sebelum upacara penyerahan penghargaan di Gedung Putih, Washington, 2 Maret, 2026 — Sumber: AP

Trump menambahkan Angkatan Laut AS akan memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz hingga semua pihak diizinkan masuk dan keluar.

"Saya juga telah menginstruksikan Angkatan Laut kami untuk mencari dan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang membayar upeti kepada Iran. Tidak ada pihak mana pun yang membayar bea masuk ilegal akan mendapatkan jalur aman di laut lepas," ucap Trump.

Dia menegaskan bahwa ia tidak akan membiarkan negara mana pun, terutama negaranya sendiri, untuk "diperas" oleh Iran.

Lebih lanjut, Trump menuduh Iran tetap bersikeras melanjutkan ambisi nuklirnya setelah perundingan damai di Islamabad.

"Pertemuan berjalan baik, sebagian besar poin telah disepakati; tetapi satu-satunya poin yang benar-benar penting, nuklir, tidak tercapai," ujar Trump.

Dia mengatakan pihak Iran masih "menginginkan nuklir".

Sementara itu, Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref, Minggu (12/4), menegaskan bahwa Teheran akan tetap teguh dalam mempertahankan hak-haknya “mulai dari Selat Hormuz hingga menuntut kompensasi,” usai perundingan dengan Amerika Serikat (AS) di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4).

Aref menyoroti persatuan nasional, dengan merujuk pada apa yang ia sebut sebagai meningkatnya kohesi dalam masyarakat, serta menyatakan bahwa pemerintah memandang persatuan tersebut sebagai landasan untuk memajukan kepentingan negara.

“Dari kekuatan di Selat Hormuz hingga menuntut kompensasi, kami tetap teguh pada hak-hak rakyat. Ini adalah komitmen kami untuk Iran yang kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Iran tetap berkomitmen untuk melindungi hak-haknya sambil melanjutkan upaya di jalur diplomatik dan nasional.

Delegasi Iran dan AS mengakhiri putaran terbaru perundingan di Islamabad tanpa mencapai kesepakatan.

  • Penutupan Selat Hormuz

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.