Bayern Pecahkan Rekor 54 Tahun

Senin, 13 Apr 2026, 01:25 WIB

BERLIN - Bayern Munich kian mendekat merebut gelar Bundesliga setelah pesta gol 5-0 atas St Pauli, Minggu (12/4) dini hari WIB. Kemenangan telak ini tak hanya mempertegas dominasi, tetapi juga mengukir sejarah dengan memecahkan rekor gol liga yang telah bertahan selama 54 tahun.

Gol Leon Goretzka pada menit ke-53 menjadi penanda penting. Lesakan itu merupakan gol ke-102 Bayern musim sekarang. Ini melampaui rekor lama yang diciptakan klub Bavaria tersebut pada musim 1971-72, era yang dihuni legenda seperti Franz Beckenbauer, Gerd Muller, dan Uli Hoeness.

Ket. Foto: Gelandang Bayern Munich, Michael Olise, merayakan gol 0-3 saat menghadapi St Pauli — Sumber: afp/Ibo OT

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, mengaku sudah memprediksi pencapaian ini. Dia bertemu Uli Hoeness dan mengatakan, akan mengejar rekor itu.” Rekor ini bertahan sangat lama dan para pemain pantas bangga, tapi kami belum selesai,” ujarnya.

Tanpa top scorer Harry Kane yang memulai laga dari bangku cadangan, Bayern tetap tampil ganas. Jamal Musiala, Michael Olise, Nicolas Jackson, dan Raphael Guerreiro turut mencatatkan nama di papan skor. Kemenangan ini membuat Bayern unggul 12 poin atas Borussia Dortmund yang tumbang dari Bayer Leverkusen.

Dengan lima laga tersisa, Bayern bahkan berpeluang mengunci gelar ke-35 akhir pekan ini saat menjamu Stuttgart. Rotasi pemain juga dilakukan Kompany, dengan Luis Diaz, Dayot Upamecano, dan Jonathan Tah memulai laga dari bangku cadangan, mengingat laga penting kontra Real Madrid di perempat final Liga Champions tengah pekan.

Keunggulan Bayern sudah terbentuk sejak awal lewat sundulan Musiala pada menit kesembilan. Goretzka kemudian menggandakan skor sebelum Olise menambah gol hanya semenit berselang. Jackson dan Guerreiro melengkapi pesta gol, sekaligus membawa total torehan Bayern menjadi 105 gol musim ini.

Di laga lain, gol jarak jauh Robert Andrich memastikan kemenangan 1-0 Bayer Leverkusen atas Dortmund. Meski kalah, Dortmund tetap berada di posisi kedua dengan keunggulan delapan poin. Sorotan juga tertuju pada Nico Schlotterbeck yang mendapat cemoohan dari suporter sendiri usai memperpanjang kontrak hingga 2031.

Rekannya, Waldemar Anton, membela, “Dia tidak pantas mendapat perlakuan itu. Ini menyakiti tim.” 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.