Angkot Harus Jalan Maksimal! Bengkulu Tancap Gas Benahi Transportasi Kota

Sabtu, 11 Apr 2026, 19:00 WIB

BENGKULU – Optimalisasi angkutan kota (angkot) menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali transportasi publik yang semakin terdesak oleh kendaraan pribadi dan layanan berbasis aplikasi.

Upaya ini tidak hanya soal menambah armada, tetapi juga menyentuh pembenahan rute agar lebih relevan dengan pola mobilitas masyarakat, peningkatan kualitas layanan, hingga integrasi dengan moda transportasi lain.

Ket. Foto: Aktivitas angkutan kota (Angkot) di Pasar Panorama Kota Bengkulu, Sabtu (11/4/2026). — Sumber: ANTARA/Anggi Mayasari

Di sisi lain, keberhasilan optimalisasi sangat bergantung pada penataan kelembagaan dan skema insentif yang tepat bagi operator. Tanpa itu, angkot akan sulit bersaing dari sisi kenyamanan, ketepatan waktu, dan kepastian tarif.

Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berbasis kebutuhan pengguna, angkot berpeluang kembali menjadi tulang punggung mobilitas perkotaan yang efisien dan terjangkau.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu Provinsi Bengkulu mendorong angkutan kota (angkot) di wilayah tersebut kembali beroperasi secara optimal sebagai sarana transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu Rusman Effendi di Bengkulu, Sabtu (11/4), mengatakan Pemkot Bengkulu saat ini melakukan pendataan terhadap sarana transportasi tersebut sebagai upaya penataan kembali, khususnya menghidupkan kembali peran angkot yang belakangan berkurang.

Seperti menerapkan sistem satu arah (one way) di kawasan KZ Abidin I guna mendorong angkot kembali aktif melintasi jalur tersebut, sehingga mobilitas masyarakat dapat lebih terlayani.

"Upaya tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas yang masih perlu ditingkatkan," kata Rusman Effendi.

Ia menyebutkan bahwa Dishub Kota Bengkulu juga melakukan optimalisasi fungsi terminal utama di kawasan Pasar Panorama, meskipun saat ini sebagian area terminal masih digunakan untuk aktivitas berdagang, sehingga belum dapat difungsikan secara maksimal sebagai pusat angkutan.

Untuk melakukan pengembalian fungsi terminal membutuhkan waktu dan proses yang tidak singkat, sebab para pedagang yang telah lama beraktivitas di lokasi tersebut membutuhkan pendekatan persuasif agar dapat beradaptasi dengan perubahan.

"Untuk mengembalikan fungsi terminal itu butuh waktu dan proses panjang. Kita juga harus memberikan pemahaman kepada masyarakat yang selama ini memanfaatkan area terminal untuk berjualan, karena mereka sudah terbiasa beraktivitas di sana, begitu juga dengan para pengunjung," ujar dia.

Lanjut Rusman, pihaknya berencana melakukan penataan secara bertahap dan situasional, termasuk pengaturan waktu aktivitas di kawasan tersebut yang sempat direncanakan hingga pukul 20.00 WIB

Sementara itu, Dishub bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bengkulu terus melakukan pengawasan dan memperketat penerapan jalur satu arah di kawasan KZ Abidin I dan KZ Abidin II.

Hal tersebut dilakukan guna memastikan perubahan arus lalu lintas berjalan dengan tertib, mengantisipasi terjadinya kemacetan, serta para pengendara tertib dan tidak melanggar aturan.

Pihaknya juga mengeluarkan surat tugas khusus bagi personel untuk melakukan sosialisasi sekaligus pengawasan langsung di titik-titik strategis kawasan tersebut.

Dilakukannya sosialisasi tersebut dipilih untuk memastikan masyarakat memahami pola arus baru serta menghindari pelanggaran lalu lintas di masa awal penerapan.

Serta, sebagai bagian dari strategi pengamanan kebijakan agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat yang ada di Kota Bengkulu.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.