Update KJMU 2026: Hampir 17 Ribu Mahasiswa Terima KJMU Tahap II

Jumat, 10 Apr 2026, 14:00 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mendorong penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) untuk menjadi generasi berprestasi, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global. Hal tersebut disampaikan dalam Forum Orientasi Penerima Baru KJMU Tahap II Tahun 2025 di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Rano menegaskan bahwa program KJMU merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Selain itu, program ini juga dirancang untuk mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Ket. Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mendorong penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) untuk menjadi generasi berprestasi, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global. Hal tersebut disampaikan dalam Forum Orientasi Penerima Baru KJMU Tahap II Tahun 2025 di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

“KJMU bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang unggul secara akademik, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa jumlah penerima KJMU terus mengalami peningkatan setiap tahapnya. Pada Tahap I, jumlah penerima mencapai 16.979 mahasiswa, sementara pada Tahap II tercatat sebanyak 16.920 mahasiswa.

Khusus di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, jumlah penerima KJMU mencapai 1.082 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 107 merupakan penerima baru, sedangkan 975 lainnya adalah penerima lanjutan.

Rano berharap para mahasiswa penerima KJMU tidak hanya fokus menyelesaikan pendidikan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan di lingkungan sekitar.

“Jadilah teladan yang membawa nilai-nilai positif, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, peningkatan jumlah penerima KJMU menjadi indikator semakin terbukanya akses pendidikan bagi masyarakat Jakarta. Hal ini sekaligus menjadi upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Ibu Kota.

Ia juga menekankan bahwa KJMU tidak hanya berfokus pada bantuan finansial, tetapi mencakup pembinaan dan pendampingan mahasiswa. Program ini juga mendorong pengembangan diri agar mahasiswa siap menghadapi tantangan global.

Rano turut mengajak mahasiswa membangun forum sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi antar penerima KJMU. Forum tersebut diharapkan dapat memperkuat kepemimpinan, solidaritas, serta kepedulian sosial di kalangan mahasiswa.

“Saya berharap saudara-saudara kelak kembali membangun Jakarta dengan ilmu, integritas, dan semangat melayani,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Forum KJMU UPN Veteran Jakarta, Luvi Nurjanah, menyampaikan bahwa program KJMU sangat membantu mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi. Menurutnya, bantuan ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

“Program ini sangat membantu, karena tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan ekonomi yang sama. Dengan KJMU, mereka bisa melanjutkan kuliah,” ujar Luvi.

Program KJMU diharapkan terus menjadi instrumen penting dalam mencetak generasi muda Jakarta yang unggul dan kompetitif. Dengan dukungan berkelanjutan, mahasiswa penerima KJMU diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.