• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Calon Haji Perlu Berolahra...

Calon Haji Perlu Berolahraga Berikut untuk Menjaga Stamina di Makkah

Jumat, 10 Apr 2026, 05:13 WIB

JAKARTA – Para calon haji perlu menjaga stamina dengan melakukan olahraga rutin sebelum berangkat ke Makkah. Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Andi Kurniawan Sp.KO menyarankan orang yang akan naik haji melatih ketahanan fisik agar bisa menunaikan rangkaian ibadah dengan baik.

"Proses haji membutuhkan ketahanan fisik luar biasa. Calon diperkirakan berjalan kaki 5 hingga 15 kilometer per hari dalam suhu ekstrem. Untuk itu, beberapa latihan olahraga perlu dilakukan untuk menjaga stamina," kata lulusan Universitas Indonesia itu.

Ket. Foto: perlu jaga stamina — Sumber: ist

Dia menyarankan calon haji melakukan latihan aerobik seperti jalan cepat selama 30-60 menit. Itu dilakukan 3-5 kali seminggu sejak tiga bulan sebelum keberangkatan.

Latihan ini bisa meningkatkan penyerapan oksigen yang digunakan tubuh untuk menghasilkan energi dan meningkatkan ketahanan kardiovaskular atau jantung. Selain itu, dr Andi menyarankan calon haji melakukan latihan kekuatan yang difokuskan pada otot tungkai bawah untuk melenturkan lutut dan pergelangan kaki.

Latihan untuk menguatkan otot paha depan, otot paha belakang, dan otot betis diperlukan agar penopang tubuh kuat saat menunaikan sa'i --berjalan kaki antara bukit Shafa dan Bukit Marwah tujuh kali -- dan tawaf, mengelilingi kabah tujuh kali.

"Latihan seperti squat atau lunges sangat membantu," kata dr Andi. Dia menyarankan calon haji melakukan simulasi prosesi ibadah yang dilakukan dengan berjalan kaki menggunakan alas kaki yang akan digunakan saat berhaji.

Latihan semacam ini diperlukan untuk mencegah kaki lecet dan membantu adaptasi biomekanik kaki dengan alas kaki yang akan dipakai selama beribadah. Andi juga mengingatkan anggota jamaah haji untuk memenuhi kebutuhan energi dan cairan selama menunaikan rangkaian ibadah.

"Jangan menunggu haus. Suhu tinggi meningkatkan risiko dehidrasi yang dapat memperburuk kondisi metabolik. Targetkan minum 200-300 ml setiap jam saat beraktivitas," katanya.

Guna memenuhi kebutuhan energi yang berkelanjutan, Andi menyarankan para calon haji mengonsumsi makanan sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, serta makanan berprotein untuk mendukung pemulihan otot.

Menurut dia, konsumsi makanan yang terlalu pedas atau berminyak sebaiknya dibatasi guna mencegah gangguan pencernaan selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Dia juga mengemukakan perlunya anggota jamaah haji mengatur aktivitas selama berada di Tanah Suci. Di luar waktu kegiatan ibadah inti, menurut dia, anggota calon haji sebaiknya menghemat energi dan beristirahat di ruangan yang sejuk guna menghindari kelelahan akibat panas.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.