25 Ton Garam Disebar! Operasi Modifikasi Cuaca di Riau Percepat Hujan Buatan

Jumat, 10 Apr 2026, 17:31 WIB

Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tahap dua di Provinsi Riau sudah menyemai 25 ton garam sejak 28 Maret lalu hingga saat ini untuk menciptakan hujan buatan guna membasahi lahan, terutama gambut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau Jim Gafur mengatakan sebelumnya juga sudah dilakukan kegiatan serupa pada awal Februari lalu.

Ket. Foto: Persiapan operasi modifikasi cuaca di Provinsi Riau menggunakan garam sebanyak satu ton untuk satu kali penyemaian di awan. — Sumber: Antara Foto

“OMC difokuskan di daerah pesisir timur Riau, yakni di wilayah Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, dan kota Dumai,” katanya di Pekanbaru, Jumat. 

OMC dilakukan menggunakan pesawat Cessna C208B/PK-AKR milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia. Penentuan wilayah sasaran merupakan hasil analisis dan rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Selain adanya pesawat OMC, saat ini di Riau juga sudah terdapat dua unit helikopter untuk kegiatan bom air. Dengan adanya tambahan bantuan helikopter tersebut, saat ini di Provinsi Riau sudah terdapat empat helikopter untuk penanganan karhutla.

“Saat ini sudah ada empat helikopter di Riau yang dapat digunakan untuk penanggulangan karhutla. Dua unit untuk kegiatan patroli dan dua unit untuk 'water bombing',” ujarnya.

Diketahui, saat ini titik panas di Riau sudah menurun dan kebakaran lahan dilaporkan juga nihil. Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera di Provinsi Riau menyampaikan telah menuntaskan operasi pemadaman di Pulau Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. 

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto menyampaikan terakhir pihaknya melakukan pendinginan di Desa Kelemantan Barat, Kamis (9/4). Dengan begitu operasi pemadaman karhutla di Bengkalis dinyatakannya tuntas padam. 

"Helikopter bom air juga membantu kami sebanyak dua kali siang kemarin, selain cuaca juga masih sangat baik sehabis hujan. Tim Manggala Agni demobilisasi secara bertahap," katanya

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.