PM Pakistan: Gencatan Senjata AS-Iran Berlaku 'di Mana-mana' termasuk Lebanon

Rabu, 08 Apr 2026, 09:07 WIB

ISLAMABAD - Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan pada hari Rabu (8/4) bahwa Amerika Serikat, Iran, dan sekutu mereka telah menyetujui gencatan senjata "di mana-mana", termasuk Lebanon, setelah mediasi oleh pemerintahnya untuk menghentikan pertempuran selama berminggu-minggu.

"Saya senang mengumumkan bahwa Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama dengan sekutu mereka, telah menyetujui gencatan senjata segera di mana-mana termasuk Lebanon dan tempat lain, BERLAKU SEGERA," tulis Sharif di X.

Ket. Foto: PM Pakistan Shehbaz Sharif (kanan) menjalin hubungan dekat dengan Donald Trump ketika Pakistan muncul sebagai saluran mediasi antara Iran dan AS. — Sumber: BBC/EPA

Ia menambahkan bahwa ibu kota Pakistan, Islamabad, akan menyambut delegasi dari kedua negara pada hari Jumat (10/4) untuk mengadakan negosiasi yang bertujuan mencapai "kesepakatan yang konklusif".

"Kami sangat berharap, bahwa 'Perundingan Islamabad' berhasil mencapai perdamaian berkelanjutan dan ingin berbagi lebih banyak kabar baik dalam beberapa hari mendatang," katanya.

Baik Teheran maupun Washington mengumumkan telah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu, satu jam sebelum tenggat waktu Presiden Donald Trump akan menghancurkan Iran akan berakhir.

Pakistan, yang telah menjalin hubungan dekat dengan Trump dan peka terhadap perkembangan di negara tetangganya, Iran, muncul sebagai saluran penyampaian pesan antara Teheran dan Washington dalam beberapa pekan terakhir.

Perang dimulai ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran yang menewaskan pemimpin tertingginya pada 28 Februari, memicu serangan balasan dari Teheran terhadap negara-negara Teluk dan Israel.

Lebanon juga terseret ke dalam konflik setelah kelompok Hizbullah yang didukung Iran melancarkan serangan terhadap Israel, yang sejak itu melakukan serangan, termasuk di ibu kota, dan melancarkan operasi darat di selatan negara itu.

  • Gencatan Senjata AS-Iran

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

Berita Terbaru

Baginda Pemuka Bangsa, Gelar Baru Jokowi dari 5 Kerajaan Adat Lampung

Australia Perketat Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Denda Platform Naik hingga Rp1,1 Triliun

Kasus Kematian Dokter Icha, Polisi Periksa Saksi dan Siapkan Klarifikasi Tiga Oknum DPRD TTU

DPRD Jabar Minta Penindakan Rokok Ilegal Tak Hanya Razia, Produsen Harus Dihukum agar Timbulkan Efek Jera

Ribuan Orang dari Seluruh Dunia Berkumpul di Roma Rayakan Ulang Tahun ke-80 Skuter Ikonik Vespa

Gempa Bumi Venezuela: Korban Tewas Capai Lebih dari 1.400 Orang

KKP Bangun Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Sampang, Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Ekonomi Pesisir

Kementan Percepat Cetak 2.000 Hektare Sawah di Papua Pegunungan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Swasembada Nasional

Kemenhub Pastikan Tarif Transportasi Umum Terintegrasi Rp10.000 di Jakarta Masih Berlaku, Ini Cara Menggunakannya

Salah Tetap Jadi Motor Serangan Mesir, Namun Kekuatan Kolektif Mulai Menonjol

Martín Rebut Pole Position MotoGP Belanda, Márquez Terpuruk di Posisi Ketujuh

Wali Kota Yogyakarta Ajak Mahasiswa Raih Financial Freedom Sebelum Usia 50 Tahun, Tekankan Pentingnya Soft Skill

Kanada vs Afrika Selatan: Pertemuan Dua Tim yang Mengukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Aljazair vs Austria: Perebutan Tiket Fase Gugur, Duel Sengit di Grup J Piala Dunia 2026

Argentina Bidik Rekor Sempurna, Yordania Berjuang Tutup Piala Dunia 2026 dengan Kebanggaan

AS Luncurkan Program Rudal Udara-ke-Udara Terjauh di Dunia untuk Hadapi Tiongkok

Dari A24 Jadi 'AI24'? Kolaborasi dengan Google DeepMind Picu Gelombang Kritik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.