Garuda Indonesia Pastikan Layanan Penerbangan Tetap Berjalan, meski dengan Penyesuaian Komponen Biaya Tambahan
Rabu, 08 Apr 2026, 17:45 WIBJAKARTA - Garuda Indonesia memastikan keberlangsungan layanan penerbangan tetap berjalan sesuai dengan implementasi regulasi penyesuaian komponen biaya tambahan (fuel surcharge) serta stimulus pajak pertambahan nilai (PPN) dari pemerintah guna menjaga stabilitas industri penerbangan nasional.
Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/4) mengatakan, hal itu dilakukan pihaknya menyikapi dinamika industri penerbangan global yang dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik serta fluktuasi harga bahan bakar termasuk avtur.
Maskapai itu memastikan keberlangsungan layanan penerbangan tetap terjaga sejalan dengan implementasi dukungan kebijakan Pemerintah melalui KM 83 Tahun 2026 terkait penyesuaian komponen biaya tambahan (fuel surcharge) pada tarif penumpang kelas ekonomi domestik, serta rencana pemberian stimulus berupa PPN 11 persen yang ditanggung pemerintah.
"Kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan antara keberlangsungan operasional maskapai dan aksesibilitas layanan transportasi udara bagi masyarakat, sekaligus mendukung stabilitas ekosistem industri aviasi nasional," kata Glenny.
Sebagai tindak lanjut atas kebijakan tersebut, Garuda Indonesia akan melakukan penyesuaian harga tiket secara proporsional dan terukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta kepatuhan terhadap ketentuan regulator.
"Evaluasi akan dilakukan secara berkala seiring dengan perkembangan harga avtur yang terus bergerak dinamis," ujarnya.
Di tengah tekanan industri yang masih berlanjut, perusahaan itu juga mempersiapkan langkah-langkah mitigasi melalui pengkajian optimalisasi frekuensi dan jadwal penerbangan di sejumlah rute, sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas kapasitas dan keberlangsungan operasional.
Ke depan, Garuda Indonesia akan terus mencermati perkembangan geopolitik dan dinamika industri aviasi global, serta memastikan setiap langkah penyesuaian dilakukan secara adaptif guna menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan aksesibilitas layanan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai maskapai pembawa bendera bangsa, lanjut Glenny mengatakan, Garuda Indonesia berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan layanan penerbangan yang aman, terpercaya, dan senantiasa hadir memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
"Sebagai bagian dari mandat strategis dalam mendukung konektivitas nasional demi kepentingan bangsa," kata Glenny.
- Garuda Indonesia
- Layanan Penerbangan
- Komponen Biaya Tambahan
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Grab Indonesia Operasikan 14.000 Kendaraan Listrik dan Berdayakan 189.000 Perempuan serta Penyandang Disabilitas Sepanjang 2025
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Lampung untuk Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir
-
Penggunaan B50 untuk mobil industri di Semarang
-
Dengan OTP 94.3%, Garuda Indonesia Tuntaskan Layanan Haji 2026
-
Praktik Merugikan Peternak Diburu, Pelaku Usaha Terancam Sanksi
-
Resmi Ditunjuk Jadi Tuan Rumah PON 2028, NTB Langsung Tancap Gas Gelar Porprov XII!
-
Megawati Soekarnoputri terima penghargaan dari Timor Leste
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.