Blokade Berakhir, Aliran Minyak Dunia Melalui Selat Hormuz Kembali Normal

Rabu, 08 Apr 2026, 15:42 WIB

TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Rabu (8/4), menyatakan bahwa Iran akan membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz selama dua pekan.

Akses tersebut hanya dapat dilakukan melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran dan tetap tunduk pada pembatasan teknis.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Giuseppe CACACE

"Selama dua pekan, lintasan aman di Selat Hormuz akan dimungkinkan dengan koordinasi bersama Angkatan Bersenjata Iran dan memperhatikan keterbatasan teknis," tulis Araghchi di platform X.

Sehari sebelumnya, Selasa (7/4), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran. Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Teheran juga menyetujui pembukaan Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran kemudian menegaskan bahwa perundingan dengan AS akan dimulai pada Jumat (10/4) mendatang di Islamabad, Pakistan.

Menurut Dewan Keamanan Nasional Iran, kesepakatan dengan AS mencakup sejumlah poin penting, antara lain Iran tetap memegang kendali atas Selat Hormuz, pencabutan seluruh sanksi terhadap Teheran, kelanjutan program pengayaan uranium, serta penarikan seluruh pasukan AS dari Timur Tengah. Ant/Sputnik/RIA Novosti

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.