Api Karhutla Mendekat ke Permukiman, Petugas Berhasil Kendalikan
Rabu, 08 Apr 2026, 12:43 WIBManggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera (BPKHWS) menghalau api kebakaran lahan yang mengarah mendekati pemukiman warga di Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Kepala BPKHWS Ferdian Krisnanto mengatakan operasi tersebut dilakukan pada malam hari, karena ada yang warga yang meminta bantuan untuk pengamanan dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Tim berhasil mengamankan beberapa rumah warga yang terancam terdampak kebakaran. Operasi dilakukan malam hari dikarenakan warga meminta bantuan pengamanan," katanya dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Rabu.
Untuk karhutla di wilayah tersebut, lanjutnya, masih dilakukan proses pendinginan oleh satu regu Daerah Operasi (Daops) Siak. Kegiatan pendinginan masih dilanjutkan untuk memastikan karhutla tuntas dan tidak ada lagi potensi api.
Diketahui di sekitar Desa Kembung Luar juga terdapat tiga desa lainnya yang mengalami karhutla, antara lain Desa Palkun (Kecamatan Bengkalis) yang ditangani satu regu Daops Pekanbaru. Saat ini juga masih dilakukan pendinginan untuk memastikan potensi api benar-benar habis.
Selanjutnya pada daerah awal terjadi karhutla yakni Desa Sekodi yang ditangani satu regu Daops Siak dinyatakan sudah padam. Hal itu setelah dilakukan pemadaman selama lima hari dan berdasarkan evaluasi sudah dinyatakan padam.
Kemudian satu lagi, kata dia, di Desa Kelemantan Barat (Kecamatan Bengkalis) yang juga ditangani satu regu Daops Siak. Pelaksanaan pemadaman masih perlu dilanjutkan mengingat kondisi bahan penyebab kebakaran yang padat.
"Lokasi masih banyak akasia yang menjadi bahan bakar potensial. Jadi pemadaman dilanjutkan kembali," ucap Ferdian Krisnanto.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Karhutla Meluas, BMKG Deteksi Lonjakan 2.671 Titik Panas di Sumatera
-
Indonesia Berpotensi Digugat ke Mahkamah Internasional Jika Gagal Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
-
Karhutla Tak Kunjung Padam, MUI Ajak Gelar Shalat Istisqa Agar Hujan Turun
-
BNPB: 209,78 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan dan Sumatra Masih Proses Pemadaman
-
Mengingat Luka Mei 1998 dalam Ketika Nalar Bertanya, Mampukah Ingatan Pahit Dihapus Layaknya Catatan Sejarah?
-
Santri Korban Keracunan Makanan
-
Mahasiswa ITS Bikin Penyangga Lutut Terapi dan Kursi Bantu Pindah untuk Lansia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.