Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS, Iran dan Mediator Regional Bahas Kemungkinan Gencatan Senjata 45 Hari

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS, Iran dan Mediator Regional Bahas Kemungkinan Gencatan Senjata 45 Hari Doc: Alex Brandon/AFP
Ket. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

JAKARTA - Amerika Serikat (AS), Iran, dan mediator regional sedang membahas ketentuan kemungkinan gencatan senjata selama 45 hari sebagai fase pertama dari rencana dua tahap untuk menyelesaikan konflik.

Axios yang mengutip sumber-sumber terkait pada Minggu melaporkan bahwa pemerintahan Trump telah mengajukan sejumlah pendekatan kepada Iran dalam beberapa hari terakhir, namun pejabat Iran belum menerima satu pun di antaranya hingga saat ini.

Sumber tersebut menilai kemungkinan tercapainya kesepakatan antara kedua pihak dalam 48 jam ke depan tergolong rendah.

Trump sebelumnya mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan serta menuntut dibukanya Selat Hormuz.

Menurut laporan tersebut, kesepakatan dua tahap untuk mengakhiri konflik saat ini tengah dibahas. Tahap pertama mencakup gencatan senjata selama 45 hari, di mana syarat-syarat perdamaian final akan dinegosiasikan. Sumber juga menyebutkan bahwa gencatan senjata dapat diperpanjang apabila para pihak membutuhkan waktu tambahan untuk perundingan.

Tahap kedua mencakup penandatanganan kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Sumber Axios menilai bahwa isu pembukaan penuh Selat Hormuz serta kepemilikan uranium dengan tingkat pengayaan tinggi oleh Iran hanya dapat diselesaikan dalam kerangka kesepakatan akhir.

Selain itu, menurut Axios, para mediator sedang berupaya membangun kepercayaan bagi AS dengan menjajaki langkah-langkah yang dapat diambil AS untuk memenuhi beberapa tuntutan Iran.

Pada Minggu (5/4), Trump mengatakan kepada media tersebut bahwa AS sedang berada dalam negosiasi mendalam dengan Iran dan kesepakatan dapat dicapai paling cepat pada Selasa (7/4).

Trump sebelumnya mengatakan bahwa Washington dan Teheran telah mengadakan pembicaraan yang produktif.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran membantah adanya dialog langsung, tetapi menyatakan bahwa Teheran telah menerima pesan melalui perantara mengenai keinginan Washington untuk memulai dialog demi mengakhiri konflik.

Uraikan Tuntutan

Iran pada Senin menyatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan tuntutan tentang potensi gencatan senjata dengan AS melalui perantara yang menandakan kontak tidak langsung dengan Washington masih berlangsung untuk mengakhiri konflik saat ini.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan dalam konferensi pers bahwa Teheran telah menguraikan tuntutannya berdasarkan kepentingan nasional dan menyampaikannya melalui pihak ketiga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

FK UB Tingkatkan Kapasitas Nakes Kendalikan Resistensi Antimikroba

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
FK UB Tingkatkan Kapasitas ...
Daerah
Lewat Gebyar Pajak 2026, Pe...
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Megapolitan
Dukung Pelestarian Bahasa L...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.