Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Ancaman El Nino Godzilla ! Daerah Diminta Segera Identifikasi Lahan Rawan Kekeringan

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Ancaman El Nino Godzilla ! Daerah Diminta Segera Identifikasi Lahan Rawan Kekeringan Doc: ANTARA/ HO-Kementan
Ket. Pompa alkon bantuan dari Kementerian Pertanian untuk mencegah dampak buruk dari cuaca El Nino.

JAKARTA – Kebutuhan untuk segera memetakan wilayah pertanian rawan kekeringan menjadi semakin mendesak di tengah meningkatnya variabilitas iklim dan ancaman perubahan iklim.

Tanpa peta kerentanan yang akurat, intervensi pemerintah daerah cenderung reaktif—baru bergerak saat gagal panen terjadi, bukan mencegahnya sejak awal.

Pemetaan ini penting sebagai dasar perencanaan berbasis risiko, mulai dari penentuan pola tanam, pembangunan infrastruktur irigasi, hingga distribusi bantuan air dan asuransi pertanian.

Dengan data spasial yang terintegrasi, daerah dapat mengalokasikan sumber daya secara lebih tepat sasaran, sekaligus meminimalkan potensi kerugian ekonomi petani.

Lebih jauh, pemetaan wilayah rawan kekeringan juga membuka ruang kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan lembaga riset dan penyedia teknologi cuaca.

Tanpa langkah ini, ketahanan pangan daerah akan terus berada dalam posisi rentan, terutama saat siklus cuaca ekstrem datang lebih cepat dan sulit diprediksi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta kepala daerah segera memetakan wilayah pertanian rawan kekeringan sebagai langkah strategis menghadapi musim kemarau akibat fenomena El Nino, guna menjaga produksi dan ketahanan pangan nasional.

Instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh gubernur dan bupati di Indonesia agar melakukan pemetaan daerah langganan kekeringan sekaligus menyiapkan sistem peringatan dini atau early warning system secara terintegrasi.

"Dalam rangka antisipasi musim kemarau yang terjadi pada tahun ini, Kementerian Pertanian menginstruksikan kepada seluruh gubernur dan bupati se-Indonesia agar melakukan mapping wilayah langganan kekeringan dan early warning system," kata Mentan dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (7/4).

Dia menyampaikan langkah itu penting untuk memastikan respons cepat terhadap potensi kekeringan sehingga dampak terhadap produksi pertanian dapat diminimalkan melalui perencanaan yang matang dan koordinasi lintas sektor di daerah.

Selain meminta kepala daerah melakukan pemetaan, Amran juga mengaku jika pihaknya mengoptimalkan pengelolaan air irigasi melalui rehabilitasi jaringan, pembangunan embung, sumur dangkal, sumur dalam, serta pemanfaatan pompanisasi perpipaan dan irigasi perpompaan.

Upaya tersebut diperkuat dengan strategi percepatan tanam menggunakan varietas tahan kekeringan, pengaturan pola tanam adaptif, serta peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan pertanian.

Untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut, Kementerian Pertanian telah menyiagakan alat dan mesin pertanian berupa pompa air, traktor, hand sprayer, serta transplanter dalam jumlah besar secara bertahap.

Amran menyebutkan selama periode 2024 hingga 2025, pemerintah telah menyediakan sebanyak 171.000 unit alat dan mesin pertanian guna memperkuat kesiapan petani dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan musim kemarau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Jalani Operasi...
Advertisement
KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

KPK OTT ke-22 Tahun 2026 di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.