- Home
-
- Megapolitan
-
- BPBD DKI Minta Warga Waspa...
BPBD DKI Minta Warga Waspada Hadapi Cuaca Ekstrem
Senin, 06 Apr 2026, 16:35 WIBJAKARTA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta warga agar waspada dalam menghadapi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada periode 6-9 April dengan menghindari aktivitas di area rawan.
"Potensi dampak yang ditimbulkan yaitu genangan dan banjir lokal serta pohon tumbang akibat angin kencang," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Senin.
Menurut dia, dari informasi potensi cuaca ekstrem DKI Jakarta berdasarkan analisis prakiraan cuaca dari BMKG, wilayah Jakarta masih berada pada fase peralihan menuju musim kemarau.
Ia mengatakan bahwa awal musim kemarau tahun 2026 diprakirakan terjadi pada pertengahan Mei hingga awal Juni, sehingga periode saat ini masih termasuk fase transisi atau pancaroba yang berpotensi memicu cuaca ekstrem.
Yohan menjelaskan bahwa pada periode 5-9 April terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, terutama pada 6â8 April 2026.
"Hujan berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari bersifat lokal dengan intensitas yang dapat meningkat secara cepat," ujarnya.
Untuk itu, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar waspada dalam menghadapi cuaca ekstrem terutama wilayah yang rawan terdampak bencana alam seperti banjir, pohon tumbang, dan lainnya.
Selain itu, BPBD DKI juga terus berupaya melakukan monitoring intensif prakiraan cuaca dari BMKG, serta menyebarluaskan informasi melalui media sosial resmi BPBD
"Kami juga mengimbau masyarakat waspada hujan lebat, angin kencang, dan petir. Serta meminta masyarakat menghindari aktivitas di area rawan saat cuaca ekstrem," katanya.
BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Sekolah Rakyat Belum Kompak Berjalan, Persoalan Teknis Jadi Penghalang
-
Cuaca Ekstrem, Kamboja Keluarkan Peringatan Perjalanan Laut, Dampak 3 Siklon Mengintai
-
Bank Dunia Bakal Hentikan Pinjaman ke Tiongkok pada 2031, Ini Sikap Beijing
-
Ekonomi Dinilai Sulit Tumbuh di Atas 5 Persen
-
Ciptakan Nilai Bermakna dan Berkelanjutan bagi Nasabah, CIMB Niaga Dorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas
-
Pos Lantas Dilempar Molotov, Polda Jatim Pastikan Surabaya Tetap Kondusif
-
Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa BMKG Belum Bisa Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca Meski Karhutla Meluas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.