Update Arsenal 2026: Gugur di Piala FA, Arteta Kini Hanya Fokus EPL dan Liga Champions

Minggu, 05 Apr 2026, 16:45 WIB

JAKARTA - Pelatih Mikel Arteta mengakui kondisi mental pemain Arsenal sedang terpukul usai tersingkir dari ajang domestik. Ia menegaskan timnya harus segera berbenah dan melakukan evaluasi menyeluruh di tengah tekanan musim yang masih berjalan.

Kekalahan 1-2 dari Southampton di Piala FA memperpanjang rasa kecewa skuad The Gunners. Hasil ini datang tidak lama setelah kegagalan mereka di final Piala Carabao yang juga menambah luka di ruang ganti.

Ket. Foto: Pelatih Mikel Arteta mengakui kondisi mental pemain Arsenal sedang terpukul usai tersingkir dari ajang domestik. Ia menegaskan timnya harus segera berbenah dan melakukan evaluasi menyeluruh di tengah tekanan musim yang masih berjalan. — Sumber: Manchester Evening News

Di sisi lain, Manchester City justru semakin percaya diri dalam perburuan trofi musim ini. Tim berjuluk The Citizens itu sukses menjaga momentum dengan performa solid, termasuk kemenangan besar atas Liverpool di ajang Piala FA.

Arteta menolak mencari kambing hitam atas hasil buruk yang dialami timnya. Ia menegaskan bahwa absennya beberapa pemain bukan alasan utama di balik performa inkonsisten Arsenal dalam beberapa laga terakhir.

"Kami harus melihat ke dalam diri sendiri dan menerima situasi ini apa adanya," ujar Arteta.

Pelatih asal Spanyol itu juga menekankan pentingnya menjaga fokus untuk pertandingan berikutnya. Arsenal kini hanya memiliki peluang di Liga Inggris dan Liga Champions setelah gagal di dua kompetisi domestik.

"Kami masih merasakan sakit itu, tapi setelahnya kami harus memanfaatkannya untuk menjadi lebih baik," katanya.

Menurut Arteta, fase sulit seperti ini justru bisa menjadi momen penting untuk membangun karakter tim. Ia mengingatkan bahwa terlalu sering menang juga bisa membuat tim terlena dan kehilangan kewaspadaan.

"Kadang Anda perlu berhenti sejenak setelah terus menang agar tidak merasa lebih baik dari kenyataan," ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa konsistensi menjadi kunci utama dalam perburuan gelar, terutama di kompetisi seketat Liga Premier. Arsenal, kata dia, harus mampu menjaga stabilitas performa jika ingin tetap bersaing di papan atas.

Sementara itu, Manchester City kini semakin difavoritkan untuk meraih trofi Piala FA musim ini. Namun, persaingan di Liga Inggris masih terbuka lebar dan membutuhkan konsistensi hingga akhir musim.

Situasi ini membuat persaingan gelar semakin menarik, dengan Arsenal dituntut bangkit cepat jika tidak ingin tertinggal lebih jauh. Momentum yang dimiliki City saat ini bisa menjadi ancaman serius dalam perebutan trofi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.