Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Kalbar Bisa Beri Tip Pramuwisata Lewat QRIS

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 15:48 WIB | Oleh:
Di Kalbar Bisa Beri Tip Pramuwisata Lewat QRIS Doc: ANTARA/Rendra Oxtora
Ket. Salah seorang pramuwisata di Pontianak, Budi Hartono, mengaku penggunaan QRIS mempermudah dirinya dalam menerima tip dari wisatawan tanpa harus bergantung pada uang tunai.

Pontianak -- Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalimantan Barat menghadirkan inovasi pembayaran digital berupa pemberian tip jasa pemandu wisata melalui QRIS, guna mendukung transformasi digital di sektor pariwisata.

"Melalui kolaborasi tersebut, wisatawan kini dapat memberikan uang jasa layanan kepada pramuwisata secara non-tunai menggunakan QRIS dari aplikasi GoPay Merchant. Inovasi ini dinilai sejalan dengan tren peningkatan penggunaan pembayaran digital di Kalimantan Barat," kata Head of GoPay Merchants Haryanto Tanjo di Pontianak, Minggu.

Dia mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen dalam mendorong inklusi keuangan, khususnya bagi pekerja sektor informal seperti pramuwisata.

"Akses ke layanan keuangan harus inklusi bagi semua, termasuk para pekerja harian seperti pramuwisata. Dengan QRIS dari GoPay Merchant, mereka dapat lebih mudah menerima tip, sehingga merasakan manfaat langsung dari ekosistem pembayaran digital yang inklusif," tuturnya.

Ia menambahkan, penggunaan QRIS di Kalimantan Barat terus meningkat, tidak hanya di sektor ritel dan UMKM, tetapi juga merambah sektor pariwisata. Hal ini didukung pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,59 persen secara tahunan (year on year) pada triwulan II 2025, serta meningkatnya preferensi masyarakat dan wisatawan terhadap transaksi non-tunai.

Sementara itu, Ketua DPD HPI Kalimantan Barat Fahroolyadi mengatakan, kolaborasi ini memberikan kemudahan signifikan bagi para pramuwisata dalam menerima pembayaran jasa.

"Sebelum menggunakan GoPay Merchant, pembayaran sering baru diterima hingga 24 jam dengan proses pencairan yang cukup rumit. Bagi kami yang melayani wisatawan mancanegara, seperti dari Malaysia, hal ini menjadi kendala. Sekarang cukup dengan memindai QRIS, pembayaran langsung diterima," kata dia.

Selain mempermudah transaksi, aplikasi GoPay Merchant juga membantu pramuwisata dalam mengelola pendapatan secara lebih rapi dan terstruktur. Proses pendaftaran yang mudah turut mendorong adopsi teknologi di kalangan pemandu wisata.

Salah seorang pramuwisata di Pontianak, Budi Hartono mengaku, penggunaan QRIS mempermudah dirinya dalam menerima tip dari wisatawan tanpa harus bergantung pada uang tunai.

"Melalui kolaborasi ini, HPI Kalimantan Barat berharap dapat mempercepat digitalisasi sektor pariwisata, sekaligus menciptakan ekosistem yang lebih inklusif, modern, dan memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi wisatawan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Mendukbangga Sebut Tiga Isu Ancam Masa Depan Remaja

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Mendukbangga Sebut Tiga Isu...

Pemkot Tangerang Normalisasi 7 Lokasi Prioritas

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Normalisas...
Megapolitan
BPBD Kota Tangerang Siapkan...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Dukung Sek...
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.