Pemerintah Perkuat Stok Pangan Antisipasi Hadapi El Nino
Sabtu, 04 Apr 2026, 15:58 WIBJAKARTAÂ - Pemerintah memperkuat stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk menghadapi potensi El Nino tahun ini. Penguatan stok dilakukan melalui produksi dalam negeri dan penyerapan oleh Perum Bulog.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa mengatakan penguatan cadangan pangan menjadi langkah utama mitigasi El Nino. Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi sejak awal.
âPenguatan cadangan pangan menjadi ujung tombak kita dalam mitigasi El Nino,â ucap dia di Jakarta, Kamis (2/4).
Ia mengatakan pemerintah berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian untuk menjaga produksi pangan dalam negeri. Selain itu, Bulog ditugaskan menyerap gabah untuk memperkuat cadangan beras pemerintah.
Menurut dia, penguatan stok tidak hanya dilakukan untuk beras. Pemerintah juga menambah stok jagung pakan, minyak goreng, gula, serta daging.
Ia berharap penguatan cadangan pangan dapat menjaga ketersediaan pangan saat musim kemarau. Terutama jika terjadi kekeringan yang berdampak pada produksi pangan.
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional per 2 April 2026, stok beras mencapai 4,4 juta ton. Jagung pakan tercatat 168 ribu ton dan minyak goreng 121 ribu kiloliter.
Sementara stok gula pasir mencapai 49 ribu ton. Daging sapi 8 ribu ton dan daging kerbau 3 ribu ton.
Program penyaluran cadangan pangan juga terus berjalan. Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan beras telah tersalurkan 70 ribu ton hingga awal April.
Untuk bantuan pangan, beras yang disalurkan mencapai 21,3 juta kilogram. Sementara minyak goreng tersalurkan 4,2 juta liter.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program SPHP jagung pakan. Target penyaluran tahun ini mencapai 242 ribu ton.
Sementara itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional memprediksi El Nino mulai terjadi pada Mei 2026. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Lampung, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Peneliti Klimatologi BRIN, Erma Yulihastin mengatakan prediksi El Nino akan terus diperbarui setiap minggu. Ia meminta pemerintah segera melakukan langkah mitigasi.
Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, memastikan stok cadangan beras pemerintah masih mencukupi. Ia menargetkan stok beras dapat mencapai 5 juta ton dalam waktu dekat.
âPersiapan kita jauh lebih baik dibanding sebelumnya,â ucap dia.
Pemerintah berharap penguatan cadangan pangan dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Selain itu, langkah ini diharapkan mampu mengantisipasi dampak El Nino terhadap produksi pangan nasional. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pohon Tumbang Menimpa Dua Kendaraan di Pasar Atas Curup Rejang Lebong
-
Pemerintah Genjot Riset Cip lewat Insentif Pajak
-
PAM Jaya Kembangkan Inovasi Ciptakan Air dari Udara dan Kurangi Plastik
-
Tegas! Kepala Bapanas Ingatkan: Jangan Ada yang "Bermain-main" di Rantai Distribusi Pangan
-
Waspada Macet, 3 Stasiun KRL Ini Bakal Jadi Titik Paling Padat Saat Lebaran 2026
-
Sampah Bikin Rontok Omzet Pedagang
-
Kementan Gandeng Pemda Magetan Perkuat Serapan Telur Peternak Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.