Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut Bulog: Target Penyerapan 4 Juta Ton Beras 2026 Dipastikan Tercapai

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dirut Bulog: Target Penyerapan 4 Juta Ton Beras 2026 Dipastikan Tercapai Doc: ANTARA
Ket. Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani didampingi Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko dan perwakilan Forkopimda melakukan panen raya musim tanam pertama tahun 2026 di Desa Baderan, Kecataman Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2026).

NGAWI – Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan target penyerapan gabah dan beras petani sebanyak empat juta ton yang ditugaskan pemerintah kepada Bulog tahun 2026 dapat tercapai dengan kolaborasi antara Bapanas, pemda, TNI/Polri, hingga masyarakat.

"Hari ini, Kita hadir melakukan panen di Ngawi untuk memastikan bahwa capaian target empat juta ton ke depan, harus benar-benar terwujud sesuai dengan arahan Bapak Presiden melalui peran banyak pihak," ujar Ahmad Rizal Ramdhani saat melakukan panen raya musim tanam pertama tahun 2026 di Desa Baderan, Kecataman Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (04/4).

Bulog mencatat stok cadangan beras yang ada di gudangnya per tanggal 3 April 2026 mencapai 4,4 juta ton.

"Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan membanggakan, dengan stok beras mencapai 4,4 ton, kita yakin bisa mewujudkan swasembada pangan tahun 2026 yang dicanangkan pemerintah," katanya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Rizal juga memastikan bahwa harga gabah yang diterima petani itu harus benar-benar sesuai dengan ketentuan pemerintah, yakni sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP).

"Alhamdulillah, kami langsung bicara dengan para petani, bahwa gabah di Ngawi ini dibeli dengan harga di atas HPP (Harga Pembelian Pemerintah). Ini penting, karena tujuannya adalah untuk menyejahterakan petani dan meningkatkan nilai tukar petani," katanya.

Ia mengaku optimistis target penyerapan akan tercapai seiring dengan kerja sama yang solid seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, daerah, TNI/Polri, bahkan seluruh petani maupun pelaku usaha penggilingan beras.

"Capaian ini menjadi fondasi strategis dalam menjalankan mandat strategis menjaga cadangan beras pemerintah (CBP), sekaligus menjaga kesinambungan produksi dan pendapatan petani," kata Rizal.

Dalam kegiatan panen di Desa Baderan tersebut, Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani didampingi oleh jajaran Bulog, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, perwakilan Forkopimda, OPD, dan para petani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.