Misa Kamis Putih hingga Jumat Agung Berjalan Super Aman, Toleransi Papua Barat Dipuji

Jumat, 03 Apr 2026, 19:20 WIB

MANOKWARI - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari memastikan rangkaian ibadah Misa Kamis Putih hingga Jumat Agung 2026 di ibu kota Provinsi Papua Barat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Kapolresta Manokwari, Kombes Pol Ongky Isgunawan, Jumat (3/4), mengungkapkan bahwa stabilitas keamanan ini merupakan buah dari kedewasaan masyarakat dalam menjaga toleransi antarumat beragama yang sudah terpelihara sejak lama.

Ket. Foto: Umat Katolik mengikuti prosesi penghormatan dan penciuman salib saat perayaan Jumat Agung di Gereja Ko-Katedral Santo Agustinus Manokwari, Papua Barat, Jumat (3/4/2026). Ritual tersebut merupakan bagian dari rangkaian Tri Hari Suci untuk mengenang sengsara dan wafat Yesus Kristus. — Sumber: ANTARA/Fransiskus Salu Weking

Dengan dukungan 75 personel pengamanan serta prosedur sterilisasi gereja oleh Tim Gegana Satuan Brimob Polda Papua Barat, sinergisitas antara aparat, tokoh adat, dan pemerintah daerah berhasil menciptakan suasana harmonis yang melampaui sekat perbedaan, serupa dengan kekhidmatan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah sebelumnya.

“Situasi keamanan kondusif, mulai dari misa malam Kamis Putih sampai dengan perayaan Jumat Agung hari ini,” kata Ongky.

Polresta Manokwari mengerahkan kurang lebih sebanyak 75 personel untuk melakukan pengamanan terhadap seluruh rangkaian perayaan Paskah 2026, mulai dari misa malam Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, hingga Minggu Paskah.

Polresta Manokwari juga menggandeng Tim Gegana Satuan Brimob Kepolisan Daerah (Polda) Papua Barat untuk melakukan sterilisasi gereja secara menyeluruh sebagai langkah preventif dalam menjamin keamanan selama perayaan Paskah.

“Sterilisasi sudah dilakukan sebelum misa Kamis Putih, dan itu merupakan prosedur tetap dalam menjamin keamanan ibadah,” ujar Ongky.

Menurut dia, kedewasaan masyarakat dalam memelihara toleransi dan kerukunan beragama di wilayah Manokwari patut diapresiasi karena setiap perayaan hari besar keagamaan tidak mengalami hambatan, seperti perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kondisi dimaksud tidak terlepas dari sinergisitas antara aparat keamanan dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat yang terus ditingkatkan sebagai respon terhadap perkembangan dinamika sosial.

“Ya kami berharap agar situasi yang sudah harmonis ini tetap dijaga hingga masa-masa mendatang. Kepolisian butuh dukungan dari semua pihak,” ujar Ongky.

  • papua barat
  • toleransi beragama
  • jumat agung
  • paskah manokwari
  • polresta manokwari
  • ongky isgunawan
  • misa kamis putih

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.