Persaingan Final Four Proliga Memanas, Perebutan Tiket Final Dimulai dari Surabaya

Rabu, 01 Apr 2026, 19:06 WIB

SURABAYA – Persaingan kompetisi bola voli tertinggi di Indonesia memasuki babak penentuan. Putaran pertama Final Four Proliga 2026 resmi digelar di Surabaya pada tanggal 2–5 April, menjadi panggung krusial bagi delapan tim terbaik untuk mengamankan langkah menuju grand final.

Empat tim putra dan empat tim putri yang lolos dari fase reguler kini bersaing dalam atmosfer yang diprediksi semakin ketat. Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, menegaskan bahwa kualitas kompetisi musim ini meningkat signifikan.

Ket. Foto: Para manajer tim peserta final four Proliga 2026 hadir dalam konferensi pers di Surabaya, Rabu (1/4). — Sumber: PBVSI

“Persaingan tahun ini jauh lebih kompetitif, baik di sektor putra maupun putri. Antusiasme penonton juga sangat tinggi,” ujarnya dalam jumpa pers. Panitia menyediakan sekitar 3.000 tiket per hari yang dijual secara daring.

Di sektor putra, juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi kembali menjadi tim yang diunggulkan. Namun, mereka menghadapi tekanan dari Jakarta LavAni Livin’ Transmedia, Garuda Jaya, serta tuan rumah Surabaya Samator.

LavAni tampil ambisius dengan mendatangkan opposite berkelas dunia asal Jerman, Georg Grozer. Perwakilan tim, John Zulfikar, menyebut kehadiran Grozer sebagai bagian dari upaya merebut kembali gelar juara. “Persiapan tim semakin matang, mudah-mudahan ini menjadi tahun kami,” ujarnya.

Sementara itu, Bhayangkara Presisi mengandalkan stabilitas skuad dengan hanya melakukan satu pergantian pemain asing, yakni Martin Atanasov. Kondisi tim disebut tetap solid jelang laga pembuka.

Di kubu Surabaya Samator, pendekatan berbeda diterapkan. Manajer tim, Hadi Sampurno, menegaskan komitmen klub pada pembinaan pemain lokal. “Kami hanya mengganti tiga pemain, semuanya dari hasil binaan sendiri. Kami percaya pada talenta lokal,” katanya.

Adapun Garuda Jaya harus melakukan penyesuaian akibat cedera yang dialami spiker andalan mereka, Sokolov. Manajer tim, Loudry Maspaitella, mengungkapkan timnya tetap mempertahankan kerangka utama. “Hanya ada satu perubahan di posisi spiker,” ujarnya.

Persaingan tak kalah sengit juga tersaji di sektor putri. Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro melakukan perubahan signifikan dengan mengganti Iana Shcherban dengan Voronkova demi meningkatkan daya serang. Manajer tim, Widi Triyoso, menegaskan target mempertahankan gelar tetap menjadi prioritas utama.

Langkah serupa diambil Jakarta Electric PLN Mobile yang mengganti Celeste Plak dengan Kara Bajema. Manajer tim, Juli Ismaganti, berharap komposisi baru mampu menghadirkan permainan lebih solid.

Berbeda dengan dua rivalnya, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia memilih mempertahankan pemain asing mereka dan hanya melakukan perubahan pada sektor lokal. Sementara itu, Jakarta Popsivo Polwan juga melakukan rotasi pemain asing, termasuk mengganti Bethania De La Cruz dengan Malvina Smarzek, meski tetap memasang target realistis di setiap pertandingan.

Putaran pertama Final Four akan dibuka pada Kamis (2/4) dengan dua laga menarik. Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Surabaya Samator di sektor putra pada pukul 16.00 WIB, disusul duel Jakarta Pertamina Enduro kontra Jakarta Electric PLN Mobile di sektor putri pada pukul 19.00 WIB.

Dengan komposisi tim yang semakin matang dan persaingan yang kian terbuka, Final Four Proliga 2026 di Surabaya menjadi titik awal pertarungan sesungguhnya menuju tangga juara.

  • Proliga 2026
  • final four proliga

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.