Newcastle Tegaskan Belum Akan Ganti Pelatih, Fokus Tuntaskan Musim

Rabu, 01 Apr 2026, 05:00 WIB

LONDON, INGGRIS — Newcastle United menegaskan belum memiliki rencana untuk melakukan pergantian pelatih dalam waktu dekat. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh chief executive klub, David Hopkinson, yang memastikan posisi Eddie Howe masih aman “untuk saat ini”.

Kepastian tersebut muncul di tengah tekanan yang meningkat setelah performa inkonsisten tim. The Magpies baru saja tersingkir dari Liga Champions usai kekalahan telak 2-7 dari Barcelona awal bulan ini. Tak lama berselang, mereka kembali menelan pil pahit setelah kalah di kandang dari rival sengit, Sunderland, yang membuat posisi klub terpuruk di peringkat ke-12 Liga Inggris.

Ket. Foto: Eddie Howe. — Sumber: AFP

“Eddie adalah pelatih kami,” ujar Hopkinson saat berbicara dalam rilis laporan keuangan terbaru klub. “Saya berharap kami bisa menjalani akhir musim dengan baik, dan kami akan membicarakan masa depan ketika waktunya tiba.”

Saat diminta memperjelas pernyataannya, Hopkinson menegaskan bahwa tidak ada pembahasan internal terkait pergantian pelatih. “Kami tidak sedang mencari perubahan saat ini. Kami juga tidak melakukan pembicaraan ke arah sana,” katanya.

Ia menambahkan bahwa fokus utama klub sepenuhnya tertuju pada sisa kompetisi musim ini. “Kami masih berada di tengah musim. Saat ini, kami berkonsentrasi pada tujuh pertandingan tersisa tanpa terganggu spekulasi mengenai apa yang mungkin terjadi di musim panas.”

Newcastle dijadwalkan kembali berlaga di Liga Inggris usai jeda internasional, dengan selisih tujuh poin dari posisi kelima, zona yang kemungkinan besar menjadi batas minimal untuk lolos ke Liga Champions musim depan.

Di tengah ketidakpastian performa tim, sejumlah pemain kunci seperti Sandro Tonali, Bruno Guimarães, dan Tino Livramento turut dikaitkan dengan potensi hengkang dari St James’ Park. Namun, Hopkinson menegaskan klub tidak akan mengulangi drama transfer panjang seperti yang terjadi pada kepindahan Alexander Isak ke Liverpool musim lalu.

“Saya tidak berada di sini saat situasi Isak terjadi, jadi saya tidak ingin mengomentari sesuatu yang tidak saya saksikan langsung,” ujarnya. “Namun yang saya tahu, setiap pemain yang pergi dari klub ini harus melakukannya sesuai dengan ketentuan kami. Bagi saya, transfer Isak adalah penjualan yang baik.”

Dengan tujuh laga tersisa, Newcastle kini dituntut segera bangkit untuk menjaga peluang finis di zona Eropa, sembari memastikan stabilitas tim tetap terjaga hingga akhir musim.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.