Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mempercepat Purunan Stunting di Kotabaru dengan Pra-Musrenbang

25 Selasa, 31 Mar 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mempercepat Purunan Stunting di Kotabaru dengan Pra-Musrenbang Mempercepat Purunan Stunting di Kotabaru dengan Pra-Musrenbang Doc: Antara
Ket. Kegiatan Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Kabupaten Kotabaru.

Kotabaru - Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, melakukan percepatan pencegahan dan penurunan stunting (PPPS) melalui kegiatan Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang).
 
Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, mengatakan, visi pembangunan nasional yang diusung oleh Presiden yaitu, Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.

“Dalam asta cita ke-4 ditegaskan pentingnya penguatan sektor kesehatan dan gizi, termasuk percepatan penurunan stunting,” katanya di Kotabaru, Selasa.

Dikatakan, kegiatan ini menjadi bagian penting pemerintah daerah guna menyelaraskan program percepatan penurunan stunting secara lebih efektif dan terarah.

Syairi juga memaparkan, pemerintah telah menetapkan target ambisius untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 14,4 persen pada tahun 2029, dan mencapai 5 persen pada tahun 2045. 

“Ini bukan sekedar angka, tetapi  komitmen untuk memastikan generasi masa depan Indonesia tumbuh sehat, cerdas dan produktif,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, berdasarkan data survei kesehatan Indonesia, prevalensi stunting di Kabupaten Kotabaru menujukkan fluktuasi yang perlu menjadi perhatian serius. 

Tahun 2021 sebesar 21,8 persen, meningkat pada tahun 2022 menjadi 31,6 persen kemudian menurun pada tahun 2023 menjadi 20,1 persen, namun kembali naik pada tahun 2024 menjadi 23,2 persen.

“Data ini menujukkan bahwa upaya kita selama ini sudah memberikan hasil, namun masih belum konsisten dan memerlukan penguatan yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Wakil Bupati berharap, berbagai permasalahan dan kendala yang masih dihadapi di tingkat kecamatan dan desa dapat diidentifikasi sehingga dapat dirumuskan solusi yang komprehensif dan dapat dijalankan secara bersama-sama.

“Saya berharap melalui forum ini, kita dapat menghasilkan rumusan program prioritas yang benar-benar menyentuh akar permasalahan, berbasis data, serta dapat diimplementasikan secara efektif ditingkat desa dan kecamatan,” imbuhnya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen dan kerja sama dalam upaya percepatan penurunan stunting di daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Olahraga
Sulut Juara Umum Kejurnas P...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.