Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia-Jepang Jajaki Kerja Sama Sister Park, Wujudkan Taman Nasional Berkelas Dunia

25 Senin, 30 Mar 2026, 12:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia-Jepang Jajaki Kerja Sama Sister Park, Wujudkan Taman Nasional Berkelas Dunia Indonesia-Jepang Jajaki Kerja Sama Sister Park, Wujudkan Taman Nasional Berkelas Dunia Doc: Kemenhut RI
Ket. Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (tengah) saat melakukan kunjungan di Fuji-Hakone-Izu National Park, Jepang, Minggu (29/3/2026).

JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Jepang menjajaki kerja sama pengelolaan kawasan konservasi melalui inisiatif pengembangan sister park antara Fuji-Hakone-Izu National Park Jepang dengan sejumlah alternatif taman nasional (TN) di Indonesia agar dapat berkelas dunia.

“Inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat posisi taman nasional Indonesia agar semakin dikenal di tingkat global,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, ia mengatakan beberapa alternatif TN Indonesia yang memiliki karakteristik ekosistem serupa, antara lain Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dan Taman Nasional Gunung Rinjani.

“Kerja sama sister park ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan taman nasional melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta praktik terbaik di bidang konservasi dan pengembangan ekowisata,” ujar Menhut.

Adapun penjajakan kerja sama ini dilakukan Menhut Raja Antoni bersama Direktur Fuji-Hakone-Izu National Park Shichimeko Shuichi, serta Ikuo Yamada dari kantor Kerja Sama Internasional Kementerian Lingkungan Hidup Jepang.

Pihak Kementerian Lingkungan Hidup Jepang menyambut baik usulan tersebut dan mendorong tindak lanjut konkret melalui penyelenggaraan technical workshop guna membahas aspek teknis kerja sama secara lebih mendalam.

Workshop ini diharapkan menjadi forum awal untuk merumuskan kerangka kerja sama yang implementatif dan berkelanjutan.

Selain itu, sebelumnya pada Sabtu (28/3) Menhut Raja Antoni telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Prefektur Shizuoka Jepang tentang kerja sama perlindungan dan konservasi satwa liar, dengan fokus pada program breeding loan komodo (Varanus komodoensis).

“Pengembangan kerja sama sister park dengan Fuji-Hakone-Izu National Park dan MoU breeding loan Komodo menjadi program Kementerian Kehutanan untuk membantu memperkuat hubungan Indonesia-Jepang yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang,” ujar Menhut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.