Puncak Arus Balik Ketapang Menguat, ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali
Senin, 30 Mar 2026, 15:58 WIB
BANYUWANGI â Puncak arus balik Lebaran 2026 di lintasan KetapangâGilimanuk mulai terasa sejak Minggu pagi. Ribuan kendaraan pemudik bergerak menuju Pelabuhan Ketapang untuk kembali ke Bali, membentuk antrean panjang yang dinamis, namun tetap mengalir dalam kendali.
Di tengah tingginya mobilitas tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh layanan penyeberangan tetap berjalan optimal. Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menegaskan bahwa kesiapan operasional telah dimaksimalkan sejak awal periode arus balik.
âDi tengah lonjakan pergerakan masyarakat, kami memastikan pelayanan tetap optimal. Armada siaga penuh, pengaturan arus kendaraan dimaksimalkan, serta koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar pengguna jasa tetap terlayani dengan baik,â ujarnya.
Lonjakan trafik mulai terlihat sejak H+1 (23 Maret 2026) hingga H+6 (28 Maret 2026). Pada H+6, tercatat pergerakan tertinggi mencapai 15.781 unit kendaraan dan 49.523 penumpang dalam satu hariâmenjadi indikator kuat bahwa fase puncak arus balik telah berlangsung.
Data reservasi tiket melalui platform Ferizy juga menunjukkan tren signifikan. Sejak 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), total reservasi di Pelabuhan Ketapang mencapai 148.054 unit kendaraan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 135.256 unit telah terlayani hingga H+6, sementara sekitar 12.798 unit kendaraan masih dalam perjalanan menuju pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan.
Angka tersebut mencerminkan bahwa arus balik belum sepenuhnya mereda. Potensi kepadatan masih akan terjadi seiring kedatangan kendaraan secara bertahap, sekaligus menegaskan pentingnya perencanaan perjalanan yang matang agar pengguna jasa dapat terhindar dari penumpukan.
Berdasarkan data produksi per 12 jam pada 29 Maret 2026 (00.00â12.00 WIB) atau H+7, tercatat 22.804 penumpang telah menyeberang. Adapun kendaraan yang dilayani meliputi 3.438 sepeda motor, 2.024 mobil pribadi, 667 truk logistik, dan 272 bus, dengan total 6.401 unit. Secara kumulatif sejak 22 Maret 2026 (HH) hingga 29 Maret 2026 pukul 12.00, sebanyak 97.683 kendaraan (59%) dan 314.491 penumpang (61%) telah kembali ke Bali.
Antrean tetap Bergerak
Di lapangan, suasana pelabuhan menggambarkan potret khas arus balikâkeluarga dengan barang bawaan, anak-anak yang tertidur di kendaraan, hingga pengemudi logistik yang menunggu giliran. Meski padat, antrean tetap bergerak berkat pengaturan operasional yang disiplin.
ASDP menerapkan strategi prioritas dengan mendahulukan kendaraan pemudik seperti sepeda motor, mobil pribadi, dan bus, guna memastikan perjalanan keluarga lebih cepat dan nyaman. Sementara itu, kendaraan logistik tetap dilayani dengan skema fleksibel berbasis kondisi lapangan.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan bahwa pada saat lonjakan terjadi, kendaraan barang dialihkan sementara ke kantong parkir yang telah disiapkan. âSaat arus padat, kendaraan logistik kami arahkan ke buffer zone seperti Bulusan, Terminal Sri Tanjung, dan area Pusri. Setelah kondisi lebih landai, kendaraan tersebut dilayani kembali secara bertahap,â jelasnya.
Untuk menjaga kelancaran, hingga 32 kapal dioperasikan, dengan 18 kapal menerapkan pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB). Optimalisasi buffer zone di Grand Watudodol, Terminal Sri Tanjung, Bulusan, dan PT Pusri juga terus dilakukan. Meski beberapa titik terpantau padat oleh kendaraan logistik, kondisi tetap dalam kendali petugas.
Dengan tingkat keterisian pelabuhan mencapai sekitar 90 persen, proses pemuatan kendaraan ke kapal tetap berlangsung lancar di seluruh dermaga.
Di tengah padatnya arus balik, ASDP juga mengingatkan pentingnya keselamatan perjalanan. âKami mengimbau pengguna jasa untuk membeli tiket melalui Ferizy, mengatur waktu perjalanan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kebutuhan selama perjalanan tercukupi,â tutup Yossianis.
ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penghubung perjalanan masyarakat, memastikan setiap langkah kembali dari kampung halaman berlangsung aman, nyaman, dan penuh makna.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Sebanyak 79% Pemudik Telah Kembali dari Sumatera
-
Angkor Wat Tarik Hampir 1 Juta Wisatawan pada 2025
-
Arus Balik di Tol Cipali arah Jakarta Naik 161,5 Persen Usai Lebaran
-
Arus Balik Meningkat, InJourney Airports dan Maskapai Siapkan Extra Flight
-
Tak Perlu Obat Mahal, Rempah Dapur Ini Bisa Bantu Lawan Flu
-
Singapura: Dulu Terbuang, Kini Bersinar di Panggung Dunia
-
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dirjen Hubla Imbau Masyarakat Bijak Atur Waktu Perjalanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.