Tak Perlu Obat Mahal, Rempah Dapur Ini Bisa Bantu Lawan Flu
Senin, 05 Jan 2026, 16:34 WIBJAKARTA -Â Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Inggrid Tania menyebut berbagai rempah dapur rumahan dapat dimanfaatkan untuk membantu mencegah dan meredakan flu, terutama saat musim hujan.
âSemua bersifat meningkatkan imunitas atau daya tahan atau kekebalan tubuh. Juga menghangatkan tubuh, juga membantu meredakan demam atau meriang, batuk, pilek, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau agak sesak nafas,â katanya kepada ANTARA, Senin.
Inggrid menjelaskan seperti jahe, kencur, kunyit, temulawak, atau rempah-rempah seperti pala, kayu manis, cengkih, kapulaga, bahkan bawang merah, bawang putih bisa dimanfaatkan untuk pengobatan flu. Rempah lain seperti habatus sauda, sambiloto, pegagan, meniran, dan mengkudu juga bisa dimanfaatkan untuk imunitas tubuh, mengatasi demam, batuk, pilek, atau sakit tenggorokan.
Resep juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan tubuh yang bisa dilihat melalui YouTube tertentu, dan untuk pencegahan bisa dikonsumsi 1-2 gelas per hari dengan durasi 3-4 kali sehari.
Inggrid mengatakan untuk mendapatkan manfaat herbal yang lebih mudah didapat bisa memilih obat bahan alam dalam bentuk jadi atau dalam kemasan yang sudah berizin edar dari Badan POM dengan kandungan jahe, kunyit, kencur dan dengan pemanis dari madu.
âJadi kalau kita membuat ramuan herbal, misalnya pemanisnya kita bisa pakai madu karena madu tidak hanya sebagai pemanis tapi juga mempunyai khasiat. Dan produk herbal jadi juga banyak yang berbasis madu yang di dalamnya misalnya dicampur juga dengan jahe, kunyit, kencur, peppermint misalnya,â kata Inggrid.âââââââ
Dia mengatakan formula herbal juga baik untuk mencegah kelelahan karena banyaknya aktivitas setelah liburan maupun pekerjaan yang sering kali membuat jatuh sakit.
Di antaranya jahe dan kunyit yang mudah ditemukan dipadukan dengan temulawak serta lada hitam, bisa dibuat dalam satu ramuan herbal. Atau campuran jahe dan kunyit, dengan ginseng, likoris dan akar manis yang mungkin sulit ditemukan bisa dikonsumsi dalam bentuk jadi atau dalam kemasan pabrikan.
Sementara, untuk suplemen tambahan, Inggrid menyarankan untuk mengonsumsi vitamin C, D, A dan E untuk menjaga diri dari flu, serta mineral seperti zinc, selenium, zat besi dan vitamin B kompleks untuk tubuh tidak gampang sakit.
Ia juga menyarankan untuk memeriksa kadar vitamin D3 dalam darah karena aktivitas sehari-hari di luar ruangan juga tidak menjamin meningkatkan kadar vitamin D yang dibutuhkan tubuh. Suplemen bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari yang bisa ditemui dalam bentuk kapsul lunak atau kaplet.
âSebetulnya kebanyakan vitamin dan mineral itu bisa kita penuhi dari makanan sehari-hari. Sepanjang misalnya kita memilih makanan bergizi seimbang di mana lebih banyak porsi sayur dan buah. Tapi tetap juga kita perlu protein, misalnya lemak juga perlu sedikit dan karbo juga perlu secukupnya. Jadi jangan kita misalnya konsumsi makanan instan, fast food, ya itu sudah pasti kita tidak akan bisa menjaga diri dari flu kalau kita makan seperti itu,â katanya.
- musim hujan
- rempah dapur
- obat flu
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Puluhan Warga Lombok Tengah Dikeluarkan dari Penerima Bansos akibat Pinjol
-
Tragedi Pohon Tumbang di Pondok Indah: Pemprov DKI Janji Santunan hingga Rp50 Juta untuk Korban
-
Babak Baru Energi Hijau: Danantara Ubah Sampah Jadi Listrik, Proyek PSEL Dimulai Akhir Oktober
-
Menjaga Sanitasi dan Kebersihan Kota Terutama Saat Musim Hujan
-
Kritik pada Euforia Bobibos, Bensin yang Katanya Inovatif
-
Kemenangan Barcelona atas Olympiacos Diwarnai Hattrick Fermin Lopez
-
Peringatan Cuaca BMKG: 79% Wilayah Kepri Masuki Puncak Musim Hujan, Risiko Bencana Meningkat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.