PM Anutin Ungkap Pemerintahan Baru Mulai Berkuasa Pekan Ini

Senin, 30 Mar 2026, 02:50 WIB

BANGKOK - Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, pada Sabtu (28/3) mengatakan bahwa ia mengharapkan negaranya akan memiliki pemerintahan baru pada pekan ini, dengan daftar anggota kabinet baru yang akan diserahkan untuk mendapatkan persetujuan kerajaan pada Senin (30/3).

“Pemerintah baru akan bergerak cepat untuk menyampaikan pernyataan kebijakan kepada parlemen agar dapat memulai tugasnya,” kata PM Anutin dalam konferensi pers.

Ket. Foto: Anutin Charnvirakul — Sumber: AFP/CHANAKARN LAOSARAKHAM

Pernyataan kebijakan tersebut diperkirakan akan berlangsung sekitar tanggal 7-9 April, dan sebagian besar akan didasarkan pada janji-janji kampanye pemilu Partai Bhumjaithai pimpinan Anutin, termasuk fase selanjutnya dari skema subsidi konsumen, kata wakil ketua partai Siripong Angkasakulkiat.

Anutin juga meminta maaf kepada publik atas kekacauan yang disebabkan oleh cara pengelolaan harga minyak pada paruh pertama bulan Maret. Pemerintah Thailand awalnya mempertahankan harga tetap selama 15 hari untuk mencoba meringankan beban masyarakat, tetapi karena perang di Timur Tengah terus berlanjut, perlu diambil langkah-langkah yang lebih tepat untuk mengurangi dampaknya, kata dia.

Pemerintah telah menghentikan pembatasan harga minyak dan berencana untuk memotong pajak minyak, bersama dengan langkah-langkah dukungan lainnya, untuk mengurangi dampak kenaikan harga minyak.

Skema subsidi konsumen akan diluncurkan setelah pemerintahan baru terbentuk, kata pejabat Kementerian Keuangan Lavaron Sangsnit.

Anutin mendesak masyarakat untuk tidak panik, dengan mengatakan bahwa pasokan bahan bakar domestik tetap mencukupi dan bahwa penghapusan pembatasan harga minyak tidak akan berarti pasar saham mengambang sepenuhnya, karena masih ada dukungan melalui dana subsidi minyak.

Thailand saat ini memiliki cadangan minyak untuk 107 hari, dengan pengiriman minyak tambahan yang dijadwalkan tiba pada April-Mei, kata Menteri Energi, Auttapol Rerkpiboon.

Dia menambahkan bahwa anggaran minyak saat ini mengalami defisit sekitar 38 miliar baht (US$1,16 miliar).

Menteri Luar Negeri Sihasak Phuangketkeow mengatakan kementerian telah menghubungi Brasil, Nigeria, Kazakhstan, dan Azerbaijan, untuk mengamankan pasokan minyak dan semuanya menyatakan kesediaan untuk bekerja sama.

Thailand telah berkoordinasi dengan Iran untuk memastikan keselamatan kapal-kapal Thailand melalui Selat Hormuz , kata Sihasak, seraya menambahkan bahwa sebuah kapal Thailand telah melewati selat itu.

Koordinasi sedang dilakukan untuk memungkinkan lewatnya kapal milik perusahaan minyak besar Thailand, SCG Chemicals, dan diperkirakan akan ada lebih banyak kapal yang menyusul.

Sementara itu Kementerian Perdagangan akan terus memantau harga barang dan jasa untuk mencegah kenaikan harga yang berlebihan. CNA/I-1

  • thailand baht
  • anutin charnvirakul

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.