Bogor Membludak! Ratusan Ribu Wisatawan Tumpah Saat Lebaran
Senin, 30 Mar 2026, 23:50 WIBBOGOR â Kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2026 yang terkonsentrasi di kawasan jalur wisata Puncak mencerminkan tingginya preferensi masyarakat terhadap destinasi yang mudah diakses dari pusat perkotaan.
Faktor kedekatan geografis, kelengkapan fasilitas, serta citra Puncak sebagai destinasi favorit menjadi pendorong utama penumpukan arus wisata.
Secara analitis, konsentrasi ini menunjukkan ketimpangan distribusi wisatawan yang berpotensi memicu kemacetan, tekanan terhadap infrastruktur, dan penurunan kualitas pengalaman wisata.
Kondisi tersebut menegaskan pentingnya diversifikasi destinasi serta manajemen lalu lintas dan kunjungan yang lebih terintegrasi, agar beban tidak terpusat pada satu kawasan dan manfaat ekonomi dapat tersebar lebih merata.
Sebanyak 217.401 wisatawan mengunjungi berbagai destinasi di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, selama libur Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan konsentrasi tertinggi di kawasan jalur wisata Puncak.
Kapolres Bogor Wikha Ardilestanto mengatakan lonjakan kunjungan terjadi pada periode 22 hingga 25 Maret 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur Lebaran 2026.
âJumlah pengunjung di lokasi wisata atensi mencapai 217.401 orang, dengan puncak kunjungan terjadi pada periode tersebut,â ujarnya di Cibinong, Senin (30/3).
Tingginya angka kunjungan berdampak pada peningkatan volume kendaraan, khususnya di jalur Puncak yang menjadi destinasi utama wisatawan.
Data kepolisian mencatat, puncak arus kendaraan terjadi pada Senin, 23 Maret 2026, dengan total 94.449 kendaraan melintas, terdiri atas 49.024 kendaraan masuk dan 45.425 kendaraan keluar kawasan.
Untuk mengurai kepadatan, Satuan Lalu Lintas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) secara situasional.
Selama periode operasi, rekayasa one way diberlakukan sebanyak sembilan kali ke arah Cianjur (atas) dan sepuluh kali ke arah Jakarta (bawah).
Selain itu, kepolisian juga melakukan pengaturan arus, patroli di titik wisata, serta penempatan personel di lokasi rawan kemacetan guna menjaga kelancaran lalu lintas.
Sejumlah jalur wisata yang menjadi perhatian di antaranya jalur Bopuncur (Bogor-Puncak-Cianjur) yang meliputi kawasan Puncak, jalur Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi), jalur Tengah, hingga jalur alternatif seperti Parung dan Bodali (Bogor-Dramaga-Leuwiliang.
Polres Bogor juga menyiapkan langkah antisipatif berupa pembatasan jumlah pengunjung di lokasi wisata apabila kapasitas telah terpenuhi, guna mencegah kepadatan berlebih.
Wikha menambahkan, pihaknya melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi pengamanan, terutama pada periode libur panjang, untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.
- Kawasan Puncak
- pemkab bogor
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!
-
Gairahkan Penumpang, Pelni Batam Beri Potongan Harga 30 Persen
-
Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim
-
Menaker Yassierli: Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen.
-
Pemprov DKI Bangun Kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09
-
Oposisi Norwegia Tuntut Spanyol Keluar Sementara dari Schengen
-
Pemerintah Kabupaten Lebak Libatkan 14 Brigade Pangan Genjot Produksi Pangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.