Papua Barat Perkuat SDM Lewat Pendidikan Tinggi, Otsus dan Beasiswa Jadi Andalan
Minggu, 29 Mar 2026, 01:00 WIBManokwari - Pemerintah Provinsi Papua Barat terus memacu peningkatan mutu dan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai kebijakan strategis pada sektor pendidikan, khususnya pendidikan tinggi.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan di Manokwari, Sabtu (28/3), mengatakan penguatan SDM menjadi prioritas utama karena kemajuan dan keberhasilan program pembangunan daerah ditentukan oleh kualitas manusia.
âPemerintah provinsi berkomitmen memperkuat pengembangan pendidikan tinggi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM Papua Barat,â kata Dominggus dalam sambutan pada wisuda perdana Universitas Caritas Indonesia.
Dominggus menjelaskan, kebijakan strategis tersebut antara lain, mengoptimalkan pemanfaatan dana otonomi khusus (otsus) untuk sektor pendidikan yang diwujudkan melalui pemberian bantuan pendidikan tinggi.
Pemerintah provinsi juga mengalokasikan anggaran beasiswa bagi mahasiswa orang asli Papua, dukungan pendidikan afirmasi, memperkuat sarana prasarana pendidikan, serta mengikutsertakan aparatur sipil negara (ASN) mengikuti pendidikan lanjutan.
âPendidikan lanjutan hingga sarjana ini tidak hanya PNS, tapi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Mereka bisa lanjut kuliah sampai pascasarjana,â ujarnya.
Gubernur menegaskan, lembaga pendidikan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi, tetapi harus mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan di daerah.
Pemerintah provinsi berharap agar setiap lulusan perguruan tinggi baik swasta maupun negeri di wilayah Papua Barat dapat mengimplementasikan ilmu yang dimiliki guna mendukung keberhasilan program pembangunan.
âWisuda bukanlah akhir, tetapi awal dari pengabdian kepada masyarakat,â ujar Dominggus.
Menurut dia, sinergisitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi menjadi kunci dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan daya saing SDM Papua Barat di masa mendatang.
Kebijakan memudahkan akses pendidikan bertujuan agar generasi muda Papua Barat memiliki kompetensi profesional, integritas, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah sekaligus turut berperan aktif merawat kelestarian kearifan lokal.
âTermasuk menjaga kelestarian lingkungan dan alam. Jangan tinggalkan air mata bagi generasi mendatang, tetapi tinggalkan mata air kehidupan,â pesan Dominggus.
Ia menjelaskan bahwa Universitas Caritas Indonesia memiliki posisi strategis sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang menunjukkan capaian kelembagaan dan akademik yang baik, termasuk raihan akreditasi institusi dengan peringkat âbaik sekaliâ.
âMomentum ini merupakan tonggak sejarah penting dalam perkembangan pendidikan tinggi di Papua Barat,â ujar Dominggus.
- Pemprov Papua Barat
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bongkar Strategi DPR di MK, Utut Adianto Tegaskan UU TNI Jadi Tameng Keadilan Sosial dan Kekuatan Teritorial Negara
-
Jalur utama mudik Lebaran di Tapteng masih dalam perbaikan
-
Usai Bermain dalam Rangka 100 Tahun Gajayana, Legenda Arema Meninggal Dunia
-
Melestarikan Tradisi Tumbilotohe dari Kampus
-
Australia akan Musnahkan Kawanan Anjing Dingo yang Terlibat dalam Kematian Tragis Turis Kanada di Pulau K'gari
-
Gorontalo Memulai Pembangunan Masjid Raya di Tapa
-
Russia Diduga Siapkan Serangan Besar, Listrik Ukraina Terancam Kolaps
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.