Tinjau Penanganan Pascabanjir Ruas Jalan Ketanggungan–Pejagan, Menteri PU Arahkan Percepatan Pengerukan Muara Sungai Babakan
Sabtu, 28 Mar 2026, 23:20 WIBJAKARTA â Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau penanganan pascabanjir yang menggenangi ruas jalan nasional KetanggunganâPejagan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sekaligus mengarahkan percepatan pengerukan muara Sungai Babakan sebagai langkah utama mengurangi risiko banjir berulang.
Sebelumnya, genangan terjadi di beberapa titik, antara lain di sekitar Pertigaan Ketanggungan, Overpass Tol Pejagan, serta Desa Kemurang dengan total panjang terdampak lebih dari 2 kilometer.
Sebagai langkah tanggap darurat, Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung telah melakukan pengeringan genangan air dari badan jalan menggunakan pompa selama kurang lebih 6 jam.Â
Selain itu, dilakukan penutupan sumber-sumber genangan dengan menggunakan sekitar 550 karung sandbag, serta pengerahan alat berat berupa truck crane guna mempercepat penanganan di lokasi terdampak. Saat ini kondisi genangan telah berangsur surut dan akses jalan kembali dapat dilalui.
Menteri Dody menegaskan bahwa penanganan banjir tidak hanya dilakukan di badan jalan, tetapi harus menyasar sistem aliran sungai, khususnya di bagian hilir.Â
âPengalaman kita di Aceh, untuk sungai dengan kondisi seperti ini, penanganan paling cepat adalah dengan membereskan bagian muaranya terlebih dahulu. Aliran air harus dipercepat menuju laut agar tidak meluap ke jalan,â kata Menteri Dody.
Untuk itu, Menteri Dody mengarahkan agar pengerukan dan penanganan muara Sungai Babakan diprioritaskan lebih awal, meskipun program penanganan sungai secara keseluruhan direncanakan dalam skema multiyears. Langkah ini diharapkan dapat segera mengurangi limpasan air ke jalan nasional, terutama menjelang musim hujan berikutnya.
Selain pengerukan, Menteri Dody juga menekankan pentingnya pembangunan struktur pengaman berupa jeti di sisi kanan dan kiri muara guna mencegah sedimentasi kembali masuk ke badan sungai serta menjaga kelancaran aliran air menuju laut.
âPembersihan muara tidak cukup hanya dikeruk, tetapi harus dilengkapi dengan pembangunan jeti agar sedimen tidak kembali masuk ke sungai. Dengan begitu aliran bisa lebih lancar dan risiko banjir berkurang,â tambahnya.
Penanganan muara Sungai Babakan ditargetkan dapat diselesaikan pada akhir tahun 2026 agar manfaatnya segera dirasakan dalam mengurangi potensi banjir yang berdampak pada konektivitas jalan nasional.
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, Kementerian PU juga melakukan pengendalian banjir di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Babakan melalui normalisasi Sungai, perkuatan tebing sungai, serta Pembangunan fasilitas pengendali banjir lainnya guna meningkatkan kapasitas aliran sungai dan mengurangi risiko luapan saat curah hujan tinggi.Â
- Kementerian PU
- Bangun Infrastruktur
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
-
Gas Pol! PU Bangun Jembatan Bailey 90 Meter Demi Sekolah Rakyat Brebes
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
Sempat Ada Masalah Beton: Kini Sekolah Rakyat Wonosobo Tancap Gas 40%, Target Juli Masuk Sekolah
-
Tahan Gempa dan Angin Kencang! Ini Spesifikasi Canggih SPPG Kementerian PU di Babel
-
Progres Rata-Rata 59 Persen, Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga
-
Kejar Tahun Ajaran Baru, PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap II Brebes Rampung Juni
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.