Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Turis Taiwan Jatuh Cinta, Ingin Pindah dan Menetap di IKN, Apa Rahasianya?

📅 Kamis, 26 Mar 2026, 06:30 WIB | Oleh:
Turis Taiwan Jatuh Cinta, Ingin Pindah dan Menetap di IKN, Apa Rahasianya? Doc: ANTARA/HO-dokumen Humas Otorita IKN
Ket. Pengunjung menikmati pesona kawasan IKN saat libur Lebaran 2026.

PENAJAM PASER UTARA - Pesona Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan masa depan Indonesia mulai menarik perhatian dunia internasional.

Tidak hanya menjadi magnet bagi wisatawan domestik, konsep pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan di Kalimantan Timur ini bahkan memicu keinginan wisatawan mancanegara untuk menetap di sana.

Otorita IKN mencatat, sepanjang libur Lebaran 2026, kawasan ini telah dikunjungi lebih dari 143.000 orang yang ingin melihat langsung transformasi ruang publik inklusif yang memadukan kecanggihan infrastruktur dengan kelestarian alam Kalimantan.

Salah satu turis mancanegara asal Taiwan, Snow berkeinginan tinggal di IKN ibu kota negara baru Indonesia yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

"IKN akan menjadi ibu kota negara, dan ingin sekali pindah dan menetap di IKN ketika sudah benar-benar menjadi ibu kota negara,” ujar Snow, Rabu, ketika ditanya kesan mengenai IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara.

Snow mengungkapkan, kekaguman terhadap IKN, bahkan berharap suatu hari dapat bermukim di ibu kota negara itu, ketika mengunjungi IKN yang dibuka untuk masyarakat umum saat Idul Fitri 1447 Hijriah dan sepanjang libur Lebaran 2026.

Pengunjung lainnya juga memberikan apresiasi terhadap pembangunan IKN, salah satunya Florensia, warga Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, mengaku terkesan dengan konsep pembangunan berkelanjutan di ibu kota negara baru Indonesia itu.

"Bangunan di IKN berkonsep ramah lingkungan dan serasa bukan berada di Kalimantan, patut dikagumi dan semoga terus berkembang tidak kalah dengan kota-kota di Pulau Jawa,” tambahnya.

Hingga saat ini, Otorita IKN mencatat jumlah kendaraan yang masuk kawasan IKN mencapai 30.544 kendaraan dengan jumlah pengunjung sebanyak 143.126 orang.

"Fasilitas yang tersedia memastikan masyarakat dapat menikmati kunjungan ke IKN dengan nyaman, aman, dan berkesan," jelas Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw.

Kawasan IKN terus dilengkapi berbagai
fasilitas lengkap dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung, kata dia lagi, dengan beragam sarana dan aktivitas menarik tersedia untuk memberikan pengalaman menyenangkan sekaligus informatif bagi para pengunjung.

Otorita IKN menciptakan ibu kota negara baru Indonesia, tidak hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga sebagai ruang publik yang inklusif dan edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat, demikian Troy Pantouw.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.