Kesehatan Warga, Seluruh RS Jakarta Siaga Penuh Antisipasi Lonjakan Penyakit Pascalibur

Kamis, 26 Mar 2026, 04:56 WIB

JAKARTA – Setelah libur panjang biasanya disusul kehadiran berbagai penyakit. Untuk itu, seluruh rumah sakit di Jakarta diminta siaga penuh untuk mengantisipasi lonjakan penyakit pascalibur. “Rumah sakit dan layanan kesehatan ibu kota siap mengantisipasi lonjakan penyakit yang mungkin muncul pascalibur panjang di masa peralihan musim seperti sekarang,” tutur Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jakarta, Sri Puji Wahyuni, Rabu.

Menurutnya, rumah sakit di Jakarta sudah siap. Untuk penyakit menular setiap rumah sakit umum daerah (RSUD) sudah punya ruang isolasi. Terkait penyakit yang muncul usai libur panjang, Puji mengatakan masih akan memantaunya hingga pekan depan. "Sampai kini belum ada lonjakan kasus. Kami pantau sampai pekan depan," ujarnya.

Pemprov Jakarta telah memastikan kesiapan fasilitas dan layanan kesehatan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus penyakit akibat suhu panas yang masih melanda wilayah Jakarta. Ada 31 Rumah Sakit Daerah, 44 Puskesmas, dan 292 Puskesmas Pembantu disiagakan untuk memberikan pelayanan klinis secara komprehensif kepada masyarakat.

Dinas Kesehatan Jakarta juga memperkuat koordinasi antarfasilitas pelayanan kesehatan melalui sistem rujukan yang terintegrasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap kasus dapat ditangani secara cepat, tepat, dan efektif. Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan awal musim kemarau diprediksi akan dimulai April untuk sejumlah wilayah. Secara bertahap akan mulai dirasakan wilayah lain pada bulan Mei dan Juni.

Selain itu, musim kemarau tahun ini akan lebih panjang dan relatif lebih kering dari 2025. BMKG juga memprediksi kondisi selama musim kemarau pada tahun ini akan berada dalam kondisi normal, meski ada yang mengalami lebih kering dari biasanya.

Kembali Buka

Ket. Foto: siaga penuh — Sumber: ist

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten memastikan seluruh fasilitas kesehatan (faskes) telah kembali beroperasi normal mulai Rabu, setelah libur Nyepi dan Idul Fitri. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, mengatakan terhitung mulai 25 Maret, seluruh layanan kesehatan sudah berjalan penuh seperti biasa.

Sebelumnya, berdasarkan Surat Edaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, pelayanan kesehatan mengikuti jadwal cuti bersama pada 18 hingga 24 Maret. Meski demikian, Pemkot Tangerang tetap menjamin pelayanan kesehatan esensial bagi masyarakat tetap tersedia selama masa libur.

Selama periode libur Nyepi dan Lebaran, layanan kesehatan siaga 24 jam tetap diberikan melalui RSUD Kota Tangerang, RSUD Benda, serta 16 Puskesmas Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar. Dini telah memastikan seluruh layanan kembali berjalan optimal setelah libur panjang.

"Dengan berakhirnya masa cuti bersama, seluruh fasilitas kesehatan kini kembali beroperasi secara penuh, baik untuk layanan rawat jalan, rawat inap, maupun pelayanan kesehatan lainnya," katanya.

Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat untuk kembali memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia serta tetap menjaga kondisi kesehatan setelah libur panjang Lebaran. "Pemerintah juga memastikan seluruh tenaga kesehatan telah kembali bertugas untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat," jelasnya.

  • Fasilitas Kesehatan
  • Bersiaga

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.