Tetap Adaptif, Pemprov DKI Terapkan Skema WFO dan WFA bagi ASN Pascalibur Idulfitri

Rabu, 25 Mar 2026, 14:05 WIB

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar kegiatan halalbihalal bersama aparatur sipil negara (ASN) di Pendopo Balai Kota, Rabu (25/3). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas internal birokrasi pascalibur Idulfitri 1447 Hijriah.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono, menegaskan bahwa kekompakan ASN menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan kualitas layanan publik. Ia menilai momen halalbihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga ruang konsolidasi untuk menyamakan visi kerja ke depan.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar kegiatan halalbihalal bersama aparatur sipil negara (ASN) di Pendopo Balai Kota, Rabu (25/3). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas internal birokrasi pascalibur Idulfitri 1447 Hijriah. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Halalbihalal ini bukan hanya soal silaturahmi, tapi juga memperkuat kekompakan kita sebagai pelayan masyarakat," kata Pramono.

Ia menambahkan, ASN memiliki peran strategis dalam memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal, terutama setelah periode libur panjang. Menurutnya, tantangan pelayanan publik justru meningkat seiring lonjakan aktivitas masyarakat usai Lebaran.

Pemprov DKI, lanjut Pramono, telah memastikan seluruh layanan publik tetap berjalan dengan baik selama periode mudik hingga Lebaran. Ia menyebut tidak ada keluhan signifikan dari masyarakat terkait pelayanan dasar yang diberikan pemerintah daerah.

"Selama periode mudik hingga Lebaran, pelayanan publik berjalan baik dan tidak ada keluhan signifikan dari masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Pemprov DKI juga masih menerapkan kebijakan fleksibilitas kerja bagi ASN sebagai bagian dari masa transisi pascalibur. Skema work from office (WFO) dan work from anywhere (WFA) diberlakukan secara adaptif sesuai kebutuhan pelayanan.

Kebijakan tersebut, menurut Pramono, dirancang untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kondisi pascalibur pegawai. Namun, ia menegaskan bahwa fleksibilitas ini tidak boleh mengganggu kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Pengaturan ini bertujuan menjaga keberlanjutan layanan publik agar tetap berjalan baik," tuturnya.

Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas. Pramono menilai kepercayaan publik terhadap pemerintah sangat bergantung pada kinerja dan sikap aparatur di lapangan.

Di akhir kegiatan, Pramono mengajak seluruh ASN untuk menjadikan momentum Idulfitri sebagai titik awal peningkatan kinerja. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dapat diterjemahkan dalam pelayanan publik yang lebih responsif dan berkualitas.

"Tugas kita setelah ini adalah memastikan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah," pungkasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.