Mohamed Salah Ucapkan Perpisahan, Akhiri Era “Gemilang” di Liverpool

Rabu, 25 Mar 2026, 08:40 WIB

LONDON, INGGRIS — Mohamed Salah resmi mengumumkan akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim, Rabu (25/3), sekaligus memulai rangkaian perpisahan dari sembilan tahun yang disebut klub sebagai periode “gemilang” di Anfield.

Penyerang asal Mesir berusia 33 tahun itu bergabung dari AS Roma pada tahun 2017 dan sejak saat itu mencatatkan 435 penampilan dengan torehan 255 gol. Catatan tersebut menempatkannya di posisi ketiga daftar pencetak gol sepanjang masa Liverpool, di bawah Ian Rush dan Roger Hunt.

Ket. Foto: Mohamed Salah. — Sumber: AFP

Sepanjang kariernya di Anfield, Salah meraih empat Sepatu Emas Premier League serta menjadi figur kunci dalam keberhasilan Liverpool menjuarai liga musim 2019-20 dan 2024-25. Ia juga berperan penting saat klub mengangkat trofi Liga Champions 2019, selain menambah koleksi gelar seperti Piala Dunia Antarklub, Piala Super UEFA, Piala FA, dan dua Piala Liga.

Namun, performanya musim ini menurun dengan hanya mencetak lima gol liga, kontras dibandingkan 29 gol pada musim sebelumnya saat Liverpool merebut gelar.

Masa depan Salah di Anfield sempat menjadi sorotan tajam setelah konflik terbuka dengan pelatih Arne Slot pada bulan Desember lalu. Ia menuding klub “melemparkannya ke bawah bus” setelah dicadangkan dalam tiga laga beruntun dan mengaku tidak memiliki hubungan dengan pelatih asal Belanda tersebut.

Dalam video perpisahan yang diunggah di media sosial, Salah menyampaikan pesan emosional.

“Halo semuanya. Sayangnya, hari itu telah tiba. Ini adalah bagian pertama dari perpisahan saya. Saya akan meninggalkan Liverpool di akhir musim,” ujarnya.

Ia mengaku tak pernah membayangkan keterikatan mendalam dengan klub dan kota Liverpool. “Liverpool bukan sekadar klub sepak bola. Ini adalah gairah, sejarah, dan semangat yang sulit dijelaskan dengan kata-kata,” tambahnya.

Salah juga mengenang perjalanan penuh emosi bersama tim, termasuk duka atas meninggalnya rekan setim Diogo Jota dalam kecelakaan mobil pada Juli lalu.

“Kami merayakan kemenangan, memenangkan trofi terbesar, dan bertarung bersama melewati masa-masa tersulit dalam hidup kami,” katanya.

Ia menutup pesannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen klub dan suporter. “Dukungan kalian, di masa terbaik maupun tersulit, tidak akan pernah saya lupakan. Meninggalkan klub ini tidak pernah mudah. Liverpool akan selalu menjadi rumah bagi saya dan keluarga.”

Salah juga mengutip anthem legendaris klub, “You’ll Never Walk Alone,” sebagai penegas ikatan emosionalnya dengan para pendukung.

Tujuan Berikutnya Masih Misterius

Agen Salah, Ramy Abbas Issa, menyatakan belum ada kepastian mengenai klub tujuan sang pemain musim depan.

Sementara itu, Liverpool melalui pernyataan resmi menegaskan bahwa Salah akan menutup “bab sembilan tahun yang luar biasa” di Anfield pada akhir musim 2025-26.

Di tengah masa perpisahan, Salah masih berpeluang menorehkan penutup manis. Meski sempat mengalami cedera setelah mencetak gol dalam kemenangan 4-0 atas Galatasaray di Anfield, yang memastikan langkah ke perempat final Liga Champions, ia diprediksi kembali sebelum fase krusial.

Legenda klub, Jamie Carragher, meyakini Salah akan mengincar perpisahan sempurna. “Dengan mentalitas dan semangat kompetitifnya, ia akan membidik akhir terbaik: membawa tim juara Liga Champions di Budapest,” tulis Carragher. “Jangan pernah meragukan kemungkinan perpisahan yang sempurna.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.